SUARA BANDUNG - TikToker Awbimax kesal dengan sikap aparat kepolisian dan pemerintah setempat yang mendatangi kediamannya di Lampung.
Awbimax menceritakan ada pihak yang sedang 'profiling' atau melakukan penelusuran tentang dirinya dan keluarganya.
Tidak hanya itu, Awbimax bercerita kalau ayahnya sering nangis karena ketakutan. Sering merasa tidak nyaman dan tidak tenang dengan intervensi yang dilakukan aparat dan pemerintah setempat.
"Bokap gua nangis, bokap gua kan yang paling diintervensi banget," ungkap Awbimax.
Berbeda dengan Sri (ibunya), menyikapi kejadian ini dengan santai karena tidak punya ikatan kedinasan dengan pemerintah.
"Sri ape, Sri paling ke pabrik, jual jagung, jual beras, nimbang jagung, ngopen, udah gitu dong, sri mah nyantai, kaga kerja di pemerintahan say kalau Sri," katanya.
Sejauh ini, TikToker yang viral itu hanya bisa saling tukang kabar melalui saluran telepon. Sebab, ia sedang menempuh pendidikan di Australia. Sedangkan orang tuanya tetap tinggal di Lampung
Meski demikian, TikToker asal Lampung itu mengaku tidak begitu khawatir jika ayahnya diberhentikan. Sebab selama ini kuliah, yang menanggung biayanya adalah ibunya.
"Gua dimodalin (kuliah) di sini, di Australi mostly duit dari nyokap gue," kata Awbimax.
Baca Juga: Kesal Orang Tuanya Terus-terusan Diintervensi Pemerintah, Awbimax: Kalau Mau Dipecat, Pecat Aja!
Ibu Awbimax merupakan seorang penjual beras, padi, jagung. Selain itu, ibu bernama Sri juga memiliki pabrik (penggilingan) beras.
"Nyokap Gue tuh jualan jagung, beras, padi, lo cek aja ke rumah, kita punya pabrik beras," pungkasnya. (*)
Sumber: Instagram @awbimax