SUARA BANDUNG - Perseteruan panas antara Bobotoh dan Manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), dinilai mempraktekkan slogan Manchester United yang berbunyi 'Love United, Hate Glazer.'
Penilaian terkait slogan populer dari klub Manchester United yang kini terjadi di Persib Bandung, dikatakan oleh salah satu Bobotoh melalui kanal YouTube-nya.
Menurutnya sebagai Bobotoh, kondisi 'Love United, Hate Glazer' yang sempat terjadi di Manchester United sudah diprediksi akan terjadi pada Persib Bandung.
"Love United, Hate Glazer ini sebenarnya sudah saya baca akan terjadi di Persib. Ketika saya mengalami masa transisi antara Persib yang APBD ke Persib yang profesional," kata Eko Maung, dikutip dari kanal YouTube BobotohTV, MamprangTV!, Selasa (25/7/2023).
Terlebih, menurut Eko Maung, peristiwa Bobotoh cinta pada Persib dan membenci manajemen adalah umumnya terjadi pada pendukung Skuad Maung Bandung yang masih berusia remaja.
Dikatakannya, slogan 'Love United, Hate Glazer' terjadi ketika ada kapitalis besar dari Amerika yang menguasai saham Manchester United, di mana kebijakannya banyak tak selaras dengan supporter klub.
Selain itu, ia juga menyinggung ungkapan 'Persib Nu Aing' yang dianggap saat ini sudah tidak relevan jika masih digaungkan.
Sebab, bentuk klub dari Bandung tersebut sekarang sudah berubah, yakni yang awalnya dibiayai dari uang rakyat ketika masih APBD.
Sedangkan saat ini, Persib sudah berbentuk klub profesional yang berbentuk Perseroan Terbatas (PT) dengan pemilik saham yang jelas.
Baca Juga: Disomasi oleh King Saipul Jamil, Dewi Perssik Pasrah?
Akan tetapi, Persib dan supporter masih bisa memiliki hubungan dekat melalui basis massa dari Bobotoh, sehingga bisa menarik iklan untuk tim tersebut.
"Yang kedua adalah hak siar tv. Klub yang paling banyak ditonton, dapet prime time hak siarnya lebih banyak. Dan yang ketiga adalah penjualan merchandise. Penjualan merchandise dipengaruhi oleh jumlah supporter," jelasnya.
Serta yang terakhir adalah penjualan tiket. Semakin banyak Bobotoh yang membeli tiket untuk pertandingan Persib, maka penghasilan klub juga semakin besar. (*)