SUARA BANDUNG - Bung Towel angkat suara soal proses seleksi calon pemain Timnas Indonesia U-17 yang digelar di 12 Kota.
Menurut pendapat Bung Towel, jika dilihat dari sisi sepakbola, proses seleksi di 12 Kota untuk Turnamen sekelas Piala Dunia U-17 tidaklah masuk akal.
Bahkan, Bung Towel kasihan dengan Bima Sakti yang harus memantau ratusan pemain hanya dalam satu hari, dalam proses seleksi calon punggawa Timnas Indonesia.
"Secara sepakbola ini engga efektif, waktu sudah mepet, tim lain sudah ada timnya, Indonesia masih proses seleksi. Bima Sakti ini mengerucutkan yang dari 40 pemain aja pekerjaan besar, plus yang diaspora," ucap Bung Towel, dikutip YouTube NALAR TV INDONESIA, (3/8/2023).
"Ditambah lagi di 12 Kota, menambah pekerjaan, kecuali ini upaya PSSI dalam pencitraan," imbuhnya.
Lantas, dengan metode yang lawas, apalagi untuk menghadapi Piala Dunia U-17, menurut Tommy Welly, PSSI seperti membuat gimmick.
"Kalau cuma keliling di 12 gini memang menimbulkan hanya ingin membentuk kesan, citra, gimmick," lanjutnya.
Seyogyanya menurut sang pengamat sepakbola, PSSI harus memperhatikan pembinaan usia muda.(*)
Baca Juga: Sinopsis Entrapment, Aksi Catherine Zeta-Jones Lumpuhkan Sean Connery Si Pencuri Ulung