SUARA BANDUNG - Kebersamaan Wiljan Pluim dengan PSM Makassar berakhir, meski pernah merasakan menjuarai Liga 1 Indonesia bersama.
Keputusan manajeman PSM Makassar melepas Wiljan Pluim, masih dipenuhi kritikan warganet sebab alasan yang dianggap terlalu sadis.
Tujuh tahun bersama, merupakan waktu yang tak singkat bagi Wiljan Pluim maupun PSM Makassar di Liga 1 untuk bersama.
Hingga akhirnya pemain bernomor punggung 80, Wiljan Pluim yang turut membuat PSM Makassar bisa menjuarai Liga 1 Indonesia tahun lalu harus didepak.
Prestasi Wiljan Pluim di PSM Makassar pun tak sedikit, setidaknya ia telah menyumbang 47 gol dan 51 assisst, selama 178 pertandingan yang dilakoni bersama klub tersebut.
Serta dua tropi juara sekaligus, pernah dirasakan Wiljan Pluim bersama PSM Makassar.
"Tim yang luar biasa, suporter yang luar biasa dan pelatih yang luar biasa," kata Wiljan Pluim di kanal YouTube PSM Makassar, Senin (9/10/2023).
Para fans pun memberikan ucapan terima kasih, atas loyalitas Pluim pada klub selama ini.
"Nda ada mmg pemain lebih besar dibanding club. Tp loyalitas dia, pengabdian dia selama 7tahun sbgai pemain untuk psm perlu di apresiasi. Disaat bnyak club yg tertarik sama tetta, dia tetap stay walau keadaan club pasang surut. Tetta layak diberi seremoni perpisahan. Bukan malah mengeluarkan statment yg kesannya menghina, merendahkan pemain krn persoalan umur & nda bisa lari !!," komen @apriyans********** panjang lebar.
"Terima kasih Wiljan Pluim... perpisahan ini adalah pilihan yang terbaik," tulis @ignatiusdima***************
"Wiljan Pluim selalu di hati orang Sulawesi Selatan The best player, The best captain, always terbaik," kata @galaxymo***************.(*)