SuaraBandungBarat.id – Kekasih dari Brigadir J yakni Vera Simanjuntak diketahui mendatangi Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk memberikan keterangan, pada Selasa (25/10/2022). Sebelumnya, Ketua Majelis Hakim bertanya mengenai suka dan duka yang dialami oleh Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabat kepada Vera.
Kala itu, Vera terlihat menangis sebelum memberikan keterangan kepada Ketua Majelis Hakim, yakni Wahyu Imam Santosa. Vera menyebutkan bahwa pada Jum’at, 8 Juli 2022 ia mendapatkan 4 panggilan tak terjawab dari Yosua pada pukul 16.10 WIB.
Saat itu Vera sedang dalam perjalanan menuju Bangko untuk membeli keperluannya. Sehingga ia tidak dapat mengangkat telepon dari Yosua.
Kemudian ia kembali menghubungi Yosua, akan tetapi tidak mendapat jawaban. Setelah itu, ia mengirim pesan pada 16.25 WIB dan meneleponnya kembali pada 16.31 WIB.
Telepon tersebut diangkat oleh Yosua, namun ia hanya meminta maaf dan berkata akan menghubunginya kembali.
"Saya telepon jam 16.31. 'Kenapa bang?'. 'Maaf ya dek nanti abang kabari lagi.' Itu yang terakhir," ujar Vera.
Vera juga menuturkan bahwa semuanya berawal pada 19 Juni 2021, kala itu Yosua mengirim pesan singkat berisi permintaan maaf kepada kekasihnya tersebut jika ia punya salah.
"Tapi tanggal 19 Juni, dia chat lebih ke minta maaf," kata Vera dalam keterangannya di Pengadilan Negeri Jaksel.
"Abang minta maaf ya dek kalau abang punya salah," lanjut Vera sambil meniru ucapan Yosua.
Baca Juga: Sepanjang Hari Ini IHSG Bergerak Galau, Ditutup Tipis ke Level 7.043
Vera kemudian kembali bertanya kepada Yosua, akan tetapi tidak mendapat balasan dari Yosua.
"Apa sih yang belum saudara ceritakan?" tanya Majelis Hakim.
Kemudian pada 21 Juni 2022, Vera mengatakan bahwa ia melakukan video call dengan Yosua pada 23.30 WIB. Pada telepon tersebut, ia menyebutkan bahwa Yosua tidak dapat menceritakan masalahnya kepada siapa pun.
Tangis Vera seketika pecah saat dirinya meniru perkataannya kepada Yosua kala itu. Setelah menyeka air matanya, ia kembali memberikan keterangan pada Majelis Hakim.
"Saya bertanya: Ceritalah Bang, jangan dipendam sendiri. Terus dia cuma bilang: enggak lah dek biar lah abang yang nanggung ini," kata Vera.
"Saudara tidak mengejar kepada korban apa masalahnya?" tanya Hakim.
"Ya saya tanya: masalah apa bang? Ceritalah jangan dipendam sendiri. Dia bilang, nggak lah biar abang yang pendam sendiri," sambung Vera. (*)
Artikel ini telah tayang di suara.com dengan judul “Ucapan Bharada E ke Pacar Brigadir Yosua di Sidang: Saya Turut Berduka Cita Mbak Vera”