bandungbarat

Tata Cara Bersenggama Pasutri Menurut Islam, Bisa Dilakukan Agar Hubungan Intim Lebih Barokah

bandungbarat Suara.Com
Selasa, 21 Februari 2023 | 08:27 WIB
Tata Cara Bersenggama Pasutri Menurut Islam, Bisa Dilakukan Agar Hubungan Intim Lebih Barokah
Ilustrasi Tata Cara Bersenggama Menurut Islam (Freepik/gpoinstudio)

SuaraBandungBarat.id -  Sebagai agama yang mengatur seluruh aspek kehidupan, Islam menetapkan adab-adab yang harus dipatuhi oleh pasangan suami istri saat melakukan hubungan intim atau bersenggama agar barokah.

Adab yang harus dilakukan oleh ummat Muslim ketika akan berhubungan intim suami istri yang pertama adalah berdo'a terlebih dahulu kemudian dilanjutkan dengan shalat sunnah.

" Pertama, berdoa hubungan suami istri. Kemudian dilanjutkan dengan shalat sunnah dua rakaat untuk memastikan kalau ternyata biar pun nikmat tapi dalam lingkup nafsu yang terbatas, " jelas Ustadz Riza Muhammad dari Youtube Orami Entertaiment. Selasa, (21/02/2023)

Kemudian ia melanjutkan bahwa tahap berikutnya adalah mendatangi istri sesuai dengan perintah Q.S Al-Baqarah ayat 223 dan melakukan foreplay atau pemanasan terlebih dahulu untuk memberikan rangsangan kepada istri saat akan melakukan hubungan intim.

" Kemudian datangi istrimu sesuai perintah dalam surat Al-Baqarah ayat 223, lalu lakukan foreplay untuk membangkitkan gairah istri karena orgasmenya lama sehingga perlu dibangkitkan terlebih dahulu, " lanjutnya

Dalam Islam dilarang suami istri ketika melakukan hubungan seksual dengan telanjang bulat, harus ada kain penutup yang dikenakan ketika berhubungan seksual.

" Senantiasa menjaga adab untuk tidak telanjang bulat. Jadi hubungan badan ngga boleh telanjang bulat, mesti ada penutup aurat besar yang harus dipakai itu untuk menjaga kalau setelah nanti berhubungan intim anaknya akan menjadi shaleh, " jelasnya

Seorang suami tidak boleh mendatangi istrinya yang sedang haid atau menstruasi untuk melakukan hubungan badan, namun jika hanya sekedar bercumbu saja diperbolahkan.

" Kemudian tidak boleh mendatangi istri dalam keadaan haid atau menstruasi, jadi kalau pun kebelet dan istrinya dalam keadaan menstruasi boleh mendatanginya (istri) dalam konteks mencumbuinya, tidak boleh sampai bertemunya dua kemaluan. " tukasnya. (*)

Baca Juga: Waktu Bersenggama Menentukan Karakter Anak? Berikut 5 Suasana Terbaik Berhubungan Intim Menurut Islam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI