SuaraBandungBarat.id - Keputihan merupakan kondisi di mana seorang wanita mengalami keluarnya cairan dari vagina.
Cairan ini sebenarnya normal terjadi dan membantu menjaga kesehatan vagina.
Namun, ketika keputihan terjadi secara berlebihan atau berbeda dari biasanya, hal tersebut dapat menjadi tanda adanya masalah kesehatan.
Berikut adalah beberapa penyebab umum dari keputihan yang tidak normal sebagaimana dikutip dari berbagai sumber.
1. Infeksi Vagina
Infeksi vagina adalah penyebab umum dari keputihan yang tidak normal. Bakteri vaginosis dan infeksi jamur vagina adalah dua jenis infeksi vagina yang umum terjadi.
Bakteri vaginosis disebabkan oleh ketidakseimbangan bakteri sehat dalam vagina.
Sedangkan, infeksi jamur vagina disebabkan oleh pertumbuhan jamur Candida yang berlebihan.
Gejala umum dari kedua infeksi ini adalah keputihan berwarna abu-abu atau hijau kekuningan yang memiliki bau amis, serta gatal dan iritasi pada area vagina.
Baca Juga: 4 Jenis Operasi Hidung yang Enggak Cuma Bikin Mancung, Sudah Tahu Belum?
2. Menstruasi
Selama menstruasi, keputihan menjadi lebih banyak dan cenderung lebih kental. Kondisi ini adalah normal dan seharusnya tidak menimbulkan kekhawatiran.
3. Siklus Ovulasi
Siklus ovulasi juga dapat menyebabkan perubahan dalam keputihan. Sebelum ovulasi, cairan vagina biasanya lebih kental dan lengket. Setelah ovulasi, cairan vagina menjadi lebih encer dan licin.
4. Alat Kontrasepsi
Beberapa jenis alat kontrasepsi seperti pil KB, kondom, atau diafragma dapat menyebabkan keputihan.
Pil KB dapat mengubah tingkat hormon dalam tubuh, sementara kondom atau diafragma dapat menyebabkan iritasi pada vagina.