SuaraBandungBarat.id - Abidzar Al Ghifari anak almarhum Ustaz Jefri Al Buchori menyatakan pengakuan ingin mati muda yang mengejutkan warganet saat diwawancarai Denny Sumargo.
Ustaz Jefri Al Buchori meninggal pada tanggal 26 April 2013 lalu dalam sebuah kecelakaan di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan.
"Siapa yang nggak pengen mati muda. Ada tiga faktor. Satu, gua kangen bokap gua. Yang kedua, gua capek dengan tekanan yang orang-orang kasih ke gua, yang semesta kasih, yang ketiga gua pengen jadi pohon,” ungkap Abidzar dikutip dari YouTube Denny Sumargo.
Alasan Abidzar ingin menjadi pohon karena ia menganggap bahwa pohon memberi manfaat yang banyak bagi orang sekalipun pohon itu sudah mati.
Abidzar Al Ghifari mengatakan, ia tentu ingin seperti ayahnya. Dicintai banyak orang karena dakwahnya.
Bahkan, ketika meninggal membuat orang lain kehilangan dan diantar banyak orang ke pemakaman.
Akan tetapi di antara ketiga faktor tersebut, Abidzar menyampaikan jika kerinduan yang mendalam pada almarhum sang ayah lah yang menjadi penyebab utama dirinya ingin mati muda.
Ia berangan-angan setelah meninggal dunia, dirinya disambut dan dijemput oleh ayahnya dengan motor.
“Di saat nanti gua meninggal, mau masuk neraka atau surga, gua pengen ketemu bokap gua di gerbang surga disambut naik motor. Terus kita motoran aja kemana, kata Abidzar.
Baca Juga: Daftar 69 Kereta Api dengan Diskon Tiket Periode Keberangkatan 14-17 April 2023
Kini, Abidzar Al Ghifari yang terjun ke dunia akting ingin bersikap seperti apa dirinya yang sebenarnya.
“Setelah gua terjun ke sinema pengen bebas apa yang ada di otak gue. Tiga tahun belakangan gua sempat mau menghilangkan nama (ayahnya) itu dari gua, gua bodo amatan, gua merokok, terus gua pakai celana pendek,” terangnya.
Abidzar Al Ghifari memastikan sedang mengikuti jejak ayahnya.
Namun saat ini Abidzar Al Ghifari menyatakan berada di fase masa muda ayahnya dulu.
“Gua ngikutin jejak bokap yang muda,” kata Abidzar Al Ghifari.
Sebagai laki-laki tertua di keluarganya, Abizar Al Ghifari sudah mengemban status baru kepala rumah tangga, yang bekerja membantu ibunya, Umi Pipik.
Menurut Abidzar Al Ghifari, bekerja demi keluarganya agar tidak dipandang sebelah mata. (*)
Sumber : YouTube Denny Sumargo