SuaraBandungBarat.id - Baru-baru ini muncul video yang mengklaim bahwa Rafael Alun Bongkar aib Raffi Ahmad terkait kasus pencucian uang.
Yang paling mengejutkan, disebutkan bahwa aib Raffi Ahmad dibongkar di hadapan orang nomor satu di Indonesia yakni Presiden Joko Widodo alias Jokowi.
Belakangan ini nama Raffi Ahmad memang dikaitkan dengan sosok berinisial R yang terlibat dalam kasus pencucian uang Rafael Alun.
Menanggapi hal tersebut, Raffi Ahmad sempat mengungkapkan bahwa dirinya sama sekali tidak mengenal Rafael Alun.
Namun baru-baru ini justru muncul video yang mengklaim bahwa aib Raffi Ahmad dibongkar Rafael ALun, bahkan di depan Jokowi.
Informasi tersebut diunggah oleh pemilik kanal Youtube RUMAH INFORMASI dalam sebuah video berjudul 'Hari ini!! Rafael Alun Bongkar Aib 'Raffi Ahmad' di Depan Pak Jokowi, Terkait Kasus Pencucian Uang'.
Bahkan dalam thumbnail video tersebut tertulis keterangan 'FAKTA MENGEJUTKAN, RAFAEL ALUN BONGKAR AIN 'RAFFI AHMAD' DIDEPAN PAK JOKOWI TERKAIT KASUS PENCUCIAN UANG SAAT DI RUANG KPK'.
Tidak hanya itu, foto dalam thumbnailnya juga memperlihatkan Raffi Ahmad yang sedang ditahan serta Jokowi yang sedang memperhatikan sesuatu.
Namun setelah ditonton, dalam video tersebut tidak ada informasi dan bukti yang akurat tentang kebenaran bahwa Rafael Alun bongkar aib Raffi Ahmad terkait kasus pencucian uang di depan Jokowi.
Baca Juga: Denise Chariesta Umumkan Hamil, Warganet: Kok Gak Ada JK Lagi?
Dengan demikian, video tersebut dapat dikategorikan ke dalam informasi bohong atau hoaks alias tidak benar.
Disclaimer: Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta bandungbarat.suara.com (Suara Network Jabar) mitra suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].(*)