SUARA BANDUNG BARAT - Andi Arief, sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemilihan Umum (Bappilu) Partai Demokrat menyebut jika partainya menyambut baik rencana pertemuan ketua umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Dalam keyakinan Andi Arief jika pertemuan ini terjadi maka akan menjadi sebuah langkah awal guna menunjukan adanya perubahan politik pada generasi baru. Dan ia juga berharap agar tantangan ke depan dapat diatasi bersama.
Ia berharap agar politik masa lalu segera untuk ditinggalkan, "Meninggalkan masa-masa di mana politik baper sebelumnya itu, ya kita hilangkan lah. Rasa sakit, kemudian tidak menerima dengan ikhlas," ucapnya.
Diketahui, hubungan mantan ketua umum sekaligus ayah dari Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sempat merenggang dengan ketua umum PDIP, Megawati Soekarnoputeri semenjak SBY maju sebagai capres pada pilpres 2004 lalu.
Kala itu, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merupakan salah satu bawahan Megawati yang tengah menjabat sebagai presiden RI. SBY menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan di bawah Mega.
Meskipun begitu, Andi Arief menyatakan jika mestinya saat ini politik berfokus pada menatap masa depan bersama-sama. Kendati ia juga menilai pertemuan Demokrat dan PDIP ibarat memunculkan ide kecil jika hanya diwarnai pembicaraan soal pencapresan.
Banyak tanggapan beragam dari adanya wacana pertemuan tersebut, salah satunya dari warganet yang turut berkomentar dalam salah satu platform politik di Instagram, @totalpolitikcom.
Warganet justru merasa skeptis dengan rencana pertemuan ini serta menilai jika pertemuan ini hanya sebagai salah satu upaya menjegal salah satu bakal calon presiden.
"Strategi politik untuk menjegal Anies," tutur akun @ficky623.
Baca Juga: Jelang Lawan Timnas Indonesia, Timnas Palestina: Indonesia Bukan hanya Teman, Tetapi Saudara
"Untuk menjegal Anies harga diripun disingkirkan," ungkap akun @riki.journey_007.
"Politik itu lebih dekat pada kemunafikan," ujar yang lain @mc.marqo. (*)