bandungbarat

Jangan Kelewat Nafsu! Ini Dia Resiko Berhubungan Badan saat Istri Datang Bulan

bandungbarat Suara.Com
Minggu, 18 Juni 2023 | 19:05 WIB
Jangan Kelewat Nafsu! Ini Dia Resiko Berhubungan Badan saat Istri Datang Bulan
Ilustrasi seorang yang tengah haid. (Freepik.)

Suara Bandung BaratAktifitas seksual dapat menjadi salah satu perekat keharmonisan rumah tangga. Apabila sepasang suami istri sering melakukannya dipercaya dapat mempererat hubungan batin dan emosional.

Namun, bagaimana jadinya ketika hendak melakukan hubungan intim istri sedang mengalami "rutinitas bulanan" alias sedang mensturasi?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut dr. Haekal Anshari sebagaimana postingan Instagram pribadinya @dr.haekalanshari mengatakan bahwa haid bukanlah sebuah darah kotor.

Secara medis, "darah kotor" mengacu pada apa yang dikenal dengan deoxygenated blood yaitu darah dengan kadar karbondioksida yang tinggi. Dan dalam darah haidr mengandung sisa jaringan dari dinding rahim yang luruh setelah ovulasi dan unsur-unsur dari dalam saluran vagina.

Kadar keasamaan (pH) darah haid sama seperti darah pada umumnya. Akan tetapi, ia memiliki kadar protein, kolestrol dan bilirubin yang cenderung lebih rendah.

"Tapi, darah haid bukan darah kotor yang mengandung banyak karbondioksida (darah kotor) melainkan darah normal dalam tubuh" tulis dr. Haekal dalam postingan Instagramnya.

Meskipun begitu, ada risiko yang cukup lumayan fatal apabila melakukan hubungan suami istri saat haid di antaranya: 

Pertama, dapat meningkatkan risiko infeksi menular seksual (IMS) seperti HIV, Herpes, Sipilis, HPV, genore terutama jika tidak menggunakan pengaman (kondom).

"Meskipun bukan "darah kotor" tapi daerah haid bisa menjadi media kuman dan virus yang bisa menular saat penis bersentuhan langsung dengan rongga vagina. Hal ini terjadi jika perempuan yang positif IMS dan menularkannya kepada laki-laki" ujarnya kemudian.

Baca Juga: Prabowo Ungguli Ganjar-Anies Versi Lembaga Survei, Gerindra: Sudah Takdirnya Jadi Presiden

Selain itu, jika laki-laki yang positif IMS maka akan lebih memudahkan bakteri dan virus atau IMS menular kepada perempuan karena leher rahim akan terbuka sedikit selama masa haid yang memungkinkan virus dan bakteri atau penyakit tersebut melewatinya.

Lebih jauh, dr. Haekal menerangkan bahwa risiko selanjutnya yang akan didapatkan oleh sepasang suami istri yang melakukan hubungan seksual saat haid akan memicu pertumbuhan jamur dan menyebabkan infeksi jamur vagina.

"Hal ini dikarenakan selama haid kadar pH vagina meningkat sehingga bakteri floral normal vagina tidak bisa menghambat pertumbuhan mikroorganisme patogen seperti jamur" ungkap dr. Haekal.

Selain hal di atas, melakukan hubungan seksual saat masa haid pun tentunya akan lebih merepotkan dari biasanya karena darah dapat mengotori tempat melakukan hubungan tersebut dan mengenai badan pasangan. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI