Suara.com - Garuda Indonesia menyediakan 170.845 tiket penerbangan domestik gratis bagi wisatawan mancanegara melalui program Free Domestic Flight. Program ini menjadi bagian dari kampanye Discover More Indonesia bersama InJourney untuk mendorong wisatawan asing menjelajahi lebih banyak destinasi di Indonesia.
Program Free Domestic Flight diperkenalkan melalui seremoni peluncuran dan konferensi pers di kantor InJourney, Gedung Sarinah, Jakarta, Selasa (11/8/2026).
Peluncuran dilanjutkan dengan talkshow yang menghadirkan Southeast Asia Branch Manager Garuda Indonesia Agny Gallus Pratama, Marketing Group Head Garuda Indonesia Prina Eka Putri, Senior Vice President Corporate Secretary InJourney Yudhistira Setiawan, dan Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara I Kementerian Pariwisata Dedi Ahmad Kurnia.

Marketing Group Head Garuda Indonesia Prina Eka Putri mengatakan program Free Domestic Flight dapat diakses melalui berbagai kanal penjualan Garuda Indonesia.
"Saat ini semua channel kita buka untuk program ini seluas-luasnya," kata Prina dalam konferensi pers di Sarinah, Jakarta, Selasa (11/8/2026).
Wisatawan dapat memperoleh program melalui pembelian tiket Garuda Indonesia di berbagai kanal, mulai dari situs web dan aplikasi hingga agen perjalanan, kantor penjualan tiket, call center, serta WhatsApp Garuda Indonesia.
Wisatawan mancanegara yang sudah memiliki tiket penerbangan internasional Garuda Indonesia juga dapat menambahkan penerbangan domestik gratis selama memenuhi ketentuan program.
Prina menjelaskan wisatawan yang telah membeli tiket sebelum program diluncurkan tetap dapat mengikuti program. Fasilitas penerbangan domestik dapat ditambahkan setelah wisatawan memperoleh informasi mengenai program dan memenuhi persyaratan yang berlaku.
"Misalnya salah satunya sudah memiliki tiketnya dulu, mereka bisa tambahkan setelah mendapatkan informasi iklan ini. Nanti kita akan add domestic flight-nya," ujar Prina.
Program Free Domestic Flight berlaku untuk penerbangan yang dimulai sejak 1 Agustus hingga 30 November 2026.
Wisatawan yang memulai penerbangan internasional pada akhir November masih dapat melanjutkan perjalanan domestik hingga Desember 2026 sesuai ketentuan eligibility program.
Salah satu ketentuan yang harus dipenuhi adalah wisatawan perlu kembali ke kota tempat penerbangan internasional mereka dimulai. Program juga memiliki ketentuan mengenai masa tinggal wisatawan di Indonesia.
Dalam pemesanan penerbangan domestik, wisatawan perlu menggunakan kode INDO sesuai mekanisme program.
Garuda Indonesia juga telah memasang materi komunikasi program di jaringan internasionalnya. Langkah ini dilakukan agar wisatawan mancanegara lebih mudah mendapatkan informasi mengenai program dan mekanisme pemesanannya.
Prina mengatakan Garuda Indonesia menggandeng sejumlah kementerian dan lembaga untuk memperluas promosi Free Domestic Flight, termasuk Kementerian Pariwisata dan Kementerian Luar Negeri.