Mungkinkan Dampak Menonton Film Jorok, Jadi Susah "Keluar"?, Ini Dia Penjelasannya

bandungbarat

Rabu, 19 Juli 2023 | 20:15 WIB
Mungkinkan Dampak Menonton Film Jorok, Jadi Susah "Keluar"?, Ini Dia Penjelasannya
Ilustrasi pasangan sedang bermesraan. (Freepik.)

Suara Bandung Barat - Simak berikut adalah penjelasan tentang warta yang menyebar jika sering menonton film porno maka susah "keluar" saat berhubungan intim dengan pasangan.

Sebuah pertanyaan dilayangkan kepada dr. Haekal Anshari tentang apakah penggunaan pornografi dan frekuensi masturbasi berperan dalam terjadinya ejakulasi tertunda atau terhambat selama berhubungan intim?

Perlu diketahui sebelumnya bahwa ejakulasi terhambat adalah salah satu masalah seksual yang semakin umum pada laki-laki. Dan tak jarang hal ini dikeluhkan oleh pasangannya.

Secara sederhana pengetrian ejakulasi tertunda atau terhambat adalah kondisi di mana laki-laki yang membutuhkan rangsangan seksual 30 menit atau lebih untuk dapat mencapai ejakulasi.

"Salah satu faktor pemicunya adalah kemungkinan karena terlalu sering masturbasi dan terbiasa memberikan tekanan stimulasi yang tinggi dengan tangannya sendiri sehingga menjadi kurang sensitif dengan stimulasi gesekan vagina," terang dr. Haekal pada postingan Instagram pribadinya @dr.haekalanshari.

Selain itu, disebutkan dengan seringnya mengakses film dewasa dapat juga memicu laki-laki melakukan masturbasi yang dapat mengakibatkan peningkatan waktu untuk dapat mencapai kepuasan seksual atau ejakulasi saat melakukan hubungan intim dengan pasangan yang sebenarnya.

Dalam sebuah penelitian yang kemudian dijelaskan oleh dr. Haekal tentang apakah penggunaan pornografi dan frekuensi masturbasi berperan dalam terjadinya ejakulasi tertunda dengan latarbelakang masalah salah satunya hasil penelitian terdahulu menunjukan adanya hubungan antara ejakulasi terhambat saat melakukan hubungan seksual dengan pasangan yang disebabkan oleh kebiasaan menonton pornografi. 

Hasil penelitian tersebut mengungkapkan bahwa sebenarnya menunjukan adanya hubungan yang lemah, tidak konsisten dan terkadang tidak ada hubungan antara frekuensi penggunaan pornografi dan gejala ejakulasi terhambat dan atau tingkatan keparahan ejakulasi terhambat.

"Ternyata yang berhubungan dengan kejadian ejakulasi terhambat adalah rasa cemas, depresi, kepuasan hubungan antara suami-istri ketertarikan secara seksual dan frekuensi masturbasi," papar dr. Haekal.

baca juga

Laki-laki yang melaporkan kesulitan mencapai kepuasan seksual dari sedang hingga berat lebih mungkin melaporkan kecemasan/depresi atau memiliki masalah medis yang memengaruhi fungsi seksualnya.

"Mereka melaporkan lebih rendah frekeunsi berhubungan intim dengan pasangan (p<0,001) dan minat seksual yang lebh rendah (p=0,028) serta hubungan seksual yang lebih rendah dan kepuasan hubungan secara keseluruhan (p<0,001 untuk keduanya)." terang dr. Haekal.

Kesimpulannya, bahwa hubungan antara penggunaan pornografi dan ejakulasi tertunda sangat terbatas atau tidak ada pada penelitian yang digunakan dr. Haekal, sedangkan faktor lain terutama fungsi ereksi dan kecemasan atau depresi adalah predikator indeks ejakulasi terhambat yang menonjol.

Sebagai kesimpulan kedua, ia pun mengatakan bahwa kepuasan hubungan, minat seksual dan frekuensi masturbasi juga dikaitkan dengan ejakulasi terhambat, meskipun efeknya kurang konsisten dan tidak kuat. 

Meskipun begitu, dr. Haekal tetap memberikan catatan bahwa penggunaan pornografi dapat merusakan fungsi eksekutif di area prefrontal korteks otak atau otak logika yang akan menyebabkan gangguan fungsi memori, gangguan kemampuan bekerja multitasking, gangguan mengendalikan emosi, gangguan memproses informasi dan kesulitan membuat keputusan.

Selain itu, penggunaan pornografi dalam setiap melakukan aktifitas masturbasi juga dapat berisiko meningkatkan gangguan fungsi seksual seperti disfungsi ereksi, ejakulasi dini dan gangguan dalam hal mencapai kepuasan hubungan seksual. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Boleh Sembarangan, Ini Dia Adab Menerima Tamu yang Bukan Mahrom

Tak Boleh Sembarangan, Ini Dia Adab Menerima Tamu yang Bukan Mahrom

Bandungbarat | Rabu, 19 Juli 2023 | 20:10 WIB

Meski Nasdem Tak Dianggap Koalisi Lagi, Ternyata Ini Dia Isi Pertemuan Jokowi dan Surya Paloh

Meski Nasdem Tak Dianggap Koalisi Lagi, Ternyata Ini Dia Isi Pertemuan Jokowi dan Surya Paloh

Bandungbarat | Rabu, 19 Juli 2023 | 19:59 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×