SUARA BANDUNG BARAT - Motif aktor Ammar Zoni menggunakan narkoba jenis sabu diungkapkan saat diperiksa sebagai terdakwa dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, pada Kamis, (24/8/2023).
Kepada hakim, Ammar Zoni mengatakan, alasannya memakai sabu karena ingin menurunkan berat badan.
"Jadi nggak nafsu makan," kata Ammar Zoni.
Lantas apakah mengkonsumsi narkoba jenis sabu bisa menurunkan berat badan?
Mengutip informasi dari laman Pemerintah Kabupaten Bantul, pada Jumat, (25/8/2023), tim peneliti dari University of Cambridge di Inggris menulis sebuah makalah, yang mereka terbitkan di jurnal Appetite.
Banyak dari mereka dari yang berhenti dari kokain, karena bisa menambah berat badan naik kembali, dan mengurangi efek kokain, sehingga dapat membuat seseorang bisa kembali hidup dengan baik.
Menurut penelitian ini, jika dibandingkan dengan pria yang tidak kecanduan apapun, pecandu kokain dilaporkan makan lebih banyak kalori, lemak dan karbohidrat.
Namun, kokain jelas dapat mengganggu kemampuan penggunanya dalam menyimpan lemak. Ini menyebabkan pecandu narkoba jenis kokain bisa terlihat lebih ramping.
Padahal, mereka memiliki nafsu makan yang sama dengan non-pecandu, dan cenderung keinginan makan lebih banyak makanan berlemak.
Baca Juga: Obati Rindu, Five Minutes hingga The Titans Bakal Meriahkan Ultah Labelnya Malam Minggu Nanti
Selain itu, narkoba seperti sabu bisa menyebabkan penurunan nafsu makan, sehingga bisa menurunkan berat badan, dan menyebabkan penggunanya terlihat kurus.
Steroid juga dapat menyebabkan seseorang berhenti tumbuh, sehingga seseorang mungkin tidak akan pernah mencapai tinggi badan dewasa sepenuhnya.
Berikut Efek Narkoba pada Tubuh:
1. Kulit
Steroid bisa menyebabkan jerawat di wajah dan tubuh. Sementara meth atau sabu bisa menyebabkan jerawat, kulit kusam, dan luka pada kulit akibat halusinasi yang bisa menyebabkan seseorang melukai dirinya sendiri.
2. Rambut