bandungbarat

Duh, Awas! Orang Tua Kamu Berisiko Stroke Jika Punya Ciri-ciri Ini Kata Dokter Saddam Ismail

bandungbarat Suara.Com
Senin, 11 September 2023 | 11:15 WIB
Duh, Awas! Orang Tua Kamu Berisiko Stroke Jika Punya Ciri-ciri Ini Kata Dokter Saddam Ismail
Ilustrasi Duh, Awas! Orang Tua Kamu Berisiko Stroke Jika Punya Ciri-ciri Ini Kata Dokter Saddam Ismail (Pexels/Tima Miroshnichenko)

SUARABANDUNGBARAT - Stroke, penyakit yang serius dan berpotensi mematikan, dapat memengaruhi siapa saja, tidak terbatas pada usia tertentu.

Banyak yang mengira bahwa hanya orang tua yang rentan terkena stroke, tetapi kenyataannya, orang muda juga dapat mengalami stroke.

Dokter Saddam Ismail, melalui saluran YouTube-nya, telah mengungkapkan beberapa tanda dan faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang terkena stroke.  

1. Gula Darah Tinggi

Kadar gula darah yang tinggi dan tidak terkontrol dalam jangka waktu yang lama dapat merusak pembuluh darah. Hal ini dapat meningkatkan risiko stroke. Penting bagi penderita diabetes untuk memantau dan mengontrol kadar gula darah mereka dengan teratur, bahkan jika tidak ada gejala yang muncul.
 
2. Stres

Stres adalah bagian dari kehidupan sehari-hari, tetapi stres yang berkepanjangan dan tidak diatasi dapat berkontribusi pada stroke. Mengelola stres melalui aktivitas positif seperti olahraga, bersosialisasi, atau berbicara dengan teman-teman dapat membantu menurunkan risiko.
 
3. Tekanan Darah Tinggi

Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol adalah faktor risiko utama untuk stroke. Pembuluh darah yang rusak akibat tekanan darah tinggi dapat meningkatkan risiko pecahnya pembuluh darah di otak. Penting untuk memantau tekanan darah secara teratur dan mengikuti pengobatan yang diresepkan oleh dokter.
 
4. Kolesterol Tinggi

Kadar kolesterol yang tinggi dalam darah, khususnya kolesterol jahat (LDL), adalah faktor risiko untuk penyakit jantung dan stroke. Mengadopsi gaya hidup sehat dengan pola makan yang baik dan olahraga dapat membantu mengendalikan kadar kolesterol.
 
5. Merokok

Merokok adalah faktor risiko terkemuka untuk berbagai penyakit termasuk stroke. Menghentikan kebiasaan merokok adalah langkah paling efektif untuk menurunkan risiko stroke. Bahkan jika Anda merasa sehat, merokok akan merusak pembuluh darah Anda seiring waktu.
 
6. Kurang Berolahraga

Baca Juga: 5 Perubahan yang Terjadi pada Wanita Usai Malam Pertama dengan Sang Suami Kata Dokter Saddam Ismail

Kurangnya aktivitas fisik adalah faktor risiko lainnya. Olahraga teratur dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung, menjaga berat badan yang sehat, dan mengurangi risiko stroke.
 
7. Mengabaikan "Mini Stroke" (Transient Ischemic Attack - TIA)

Jika Anda pernah mengalami TIA atau sering disebut sebagai "mini stroke," jangan abaikan tanda ini. TIA adalah peringatan bahwa Anda berisiko mengalami stroke yang lebih serius di masa depan.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI