SUARA BANDUNG BARAT - Penjabat (Pj) Bupati Bandung Barat, Arsan Latif menegaskan, akan langsung tancap gas menuntaskan persoalan sampah di wilayahnya.
Arsan Latif mengatakan, untuk menangani sampai di TPA Sarimukti, ia tidak akan bekerja sendiri.
"Oleh karena itu, sore ini saya akan mulai bergerak langsung. Karena itu dampaknya berbahaya sekali," kata Arsan.
Ia menyatakan, kedaruratan sampai sekarang ini yang terjadi di Kabupaten Bandung Barat adalah hal mendesak yang harus segera ditangani secara cepat.
"Saya sampaikan, sampah adalah pelayanan dasar yang harus kita selesaikan, ya. Tidak bisa menunggu waktu," katanya.
Dirinya mengaku sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Bandung untuk berdiskusi mengenai penanganan sampah.
"Karena itu, saya sudah koordinasi juga dengan Kota Bandung untuk diskusi internal bisa segera melakukan langkah-langkah yang tepat, ya untuk menangani sampah," kata Arsan Latif.
Terdapat sejumlah persoalan yang menjadi sorotan Arsan Latif usai resmi memimpin Bandung Barat, mulai dari masalah pelayanan masyarakat, sampah hingga kemiskinan.
Selain menangani masalah sampah, persoalan kemiskinan di Bandung Barat pun menjadi fokus utama Arsan Latif di wilayahnya.
Baca Juga: Salma Salsabil Ubah Lirik Lagu Ciptaan Didi Kempot jadi 'Kowe Karo Asu', Publik: Bad Attitude
Oleh karena itu, Arsan langsung menginstruksikan para camat dan kepala desa mendata seluruh warga miskin atau kelaparan di Bandung Barat.
Arsan mengaku akan mengoptimalkan seluruh upaya agar warga miskin di Bandung Barat bisa segera ditangani.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2022, Kabupaten Bandung Barat masih menjadi wilayah keenam dengan kemiskinan tertinggi di Jawa Barat.
Tercatat 10,82 persen atau sekitar 184 ribu jiwa penduduk Bandung Barat masuk ke dalam kategori miskin pada 2022. (*)