SUARA BANDUNG BARAT - Manajer balap, Alberto Vergani percaya bahwa keputusan Marc Marquez meninggalkan Repsol Honda karena tidak lagi menikmati balapan.
Vergani menilai, sekarang ini Marc Marquez hanya memiliki dua pilihan, yakni bergabung dengan yang bisa menjanjikan dirinya kemenangan, yakni Gresini Ducati atau pensiun.
Pasalnya, kabar Marc Marquez memutuskan hengkang dari tim Repsol Honda cukup menghebohkan jagat media sosial pecinta MotoGP.
Sebab, rider asal Spanyol itu sudah bersama Honda sejak debutnya di MotoGP atau tepatnya pada tahun 2013 silam.
Kemudian melihat keputusan Marquez pensiun dari MotoGP, Vergani percaya jika The Baby Alien sudah tidak bahagia lagi berada di Repsol Honda pada beberapa tahun belakangan.
Seperti sebelumnya, Marc Marquez sempat beberapa kali menyuarakan soal motor Honda yang dianggap kurang mendukungnya di lintasan.
"Saat seorang pebalap sudah tidak lagi menikmatinya, ada dua pilihan, yakni pensiun atau pindah. Marc Marquez memilih opsi kedua, di mana dia akan mencari tantangan baru," kata Vergani, sebagaimana dilansir dari Motosan.
Kepindahan Marquez ke Gresini Ducati pun sejatinya belum ada informasi resmi, tetapi kemungkinan besar akan terjadi karena menjadi satu-satunya tim yang memiliki tempat kosong untuk MotoGP 2024 (selain Repsol Honda).
Vergani melihat, bawah dengan bergabungnya Marquez ke tim tersebut adalah untuk menemukan antusiasme balapan yang dirasa hilang dari dirinya.
Baca Juga: Tanaman Hias Paling Berbahaya yang Perlu Kamu Waspadai
"Marquez tidak peduli jika dia memiliki 100 atau 200 juta dollar di rekeningnya. Prioritasnya adalah untuk bisa bahagia, dan bersenang-senang sebagai pebalap," katanya.
Menurut Vergani, kepindahan Marquez dari Repsol Honda ke tim Gresini Ducati merupakan langkah yang tepat.
Dia melihat bahwa Marquez akan merasa nyaman berada di tim tersebut, apalagi dengan keberadaan sang adik, Alex Marquez di sana.
"Marquez tahu kalau dia sudah tidak bahagia lagi di Honda, dan langsung menemukan alternatifnya. Jika dia tidak pergi ke Gresini, kemungkinan dia akan pensiun," kata Vergani. (*)