- IHSG ditutup menguat 0,29 persen di level 8.146 pada Rabu, 4 Februari 2026, didorong sentimen harga emas dan perak.
- Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG berpotensi menguji level resistance di 8.200 pada perdagangan Kamis (5/2/2026).
- Pelaku pasar menantikan rilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun fiskal 2025 oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bisa bangkit saat perdagangan ditutup, Rabu, 4 Februari 2026. IHSG ditutup menguat di level 8.146, atau naik 0,29 persen.
Phintraco Sekuritas dalam risetnya mencatat, pergerakan IHSG pada hari tersebut menunjukkan upaya rebound lanjutan setelah tekanan pada perdagangan sebelumnya.
Sentimen positif datang dari berlanjutnya penguatan harga emas dan perak, yang mendorong minat beli di pasar saham domestik.
"Secara teknikal, pembentukan histogram negatif MACD cenderung mengecil dan indikator stochastic RSI bertahan di area oversold," tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya.
Dengan kondisi tersebut, Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG berpotensi menguji level resistance 8.200 pada perdagangan Kamis (5/2/2026). Adapun level teknikal yang perlu dicermati yakni resistance di 8.200, pivot di 8.100, dan support di 8.000.
![Para investor diperingatakan untuk mewaspadai dinamika di bursa dengan IHSG yang terus menguat tapi tak sejalan dengan nilai tukar rupiah dan kondisi riil perusahaan. [Antara]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/01/07/71919-ihsg.jpg)
Dari sisi sentimen makroekonomi domestik, pelaku pasar menanti rilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun fiskal 2025 oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Konsensus memperkirakan ekonomi Indonesia tumbuh 5 persen secara tahunan (YoY), melambat dibandingkan 5,3 persen YoY pada FY2024.
Sementara itu, pertumbuhan ekonomi kuartal IV 2025 diperkirakan berada di level 5,2 persen YoY dan 1,9 persen QoQ, dari sebelumnya 5,04 persen YoY dan 1,43 persen QoQ pada kuartal III 2025.
Trafik Perdagangan
Baca Juga: Purbaya Sebut Revisi UU P2SK Bisa Perbaiki Gejolak Pasar Saham
Pada perdagangan pada hari ini, sebanyak 42,77 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 25,66 triliun, serta frekuensi sebanyak 2,82 juta kali.
Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 309 saham bergerak naik, sedangkan 419 saham mengalami penurunan, dan 230 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada Hari ini diantaranya, MBTO, LAJU, SOHO, NASI, SURI, BOAT, JAST, FITT, SONA, NZIA, SMMT.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, BIPI, FILM, SSTM, TRUE, LMPI, UNIQ, ARKO, PIPA, RMKO, LAPD, BUVA, FUJI.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi. Investor disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.