Sebelumnya diberitakan bahwa rumah tersebut dibiarkan terbengkalai hingga temboknya ditumbuhi pohon dan semak belukar.
Di rumah tersebut, Tiko merawat sang ibu yang diduga mengalami depresi seorang diri selama 12 tahun.
Mirisnya, mereka hidup dengan serba keterbatasan. Tak ada air bersih dan listrik selama belasan tahun.
Tiko pun disebut selalu menadah air hujan atau minta air di tetangganya untuk kebutuhan hidup sang ibu.
Setelah viral, Ibu Eny yang diduga depresi dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis.
Sementara rumah mewah yang terbengkalai dibersihkan oleh petugas gabungan dan para komunitas masyarakat.