bestie

Jangan Anggap Remeh 8 Gejala Depresi Berat Ini, Nomor 5 Sedih Berkepanjangan

Suara Bestie Suara.Com
Senin, 09 Januari 2023 | 11:52 WIB
Jangan Anggap Remeh 8 Gejala Depresi Berat Ini, Nomor 5 Sedih Berkepanjangan
Ilustrasi depresi [Suara.com/Muhammad Yunus]

Depresi harus diwaspadai. Dengan cara mengetahui lebih awal gejala depresi.

Depresi adalah penyakit yang ditandai dengan rasa sedih berkepanjangan. Hingga kehilangan minat terhadap kegiatan-kegiatan yang sering dilakukan dengan senang hati.

Penderita depresi akan berhenti menjalankan kegiatan yang biasa dilakukan sehari-hari setidaknya selama dua minggu.

Selain itu, ada juga sejumlah gejala depresi berat yang perlu diwaspadai. Hal ini harus diketahui agar kita bisa cepat mengantisipasinya.

Berikut beberapa gejala depresi berat yang perlu diwaspadai:

1. Sering cemas secara berlebihan

Sering merasa cemas secara berlebihan, seperti gelisah dan khawatir, juga termasuk gejala depresi berat. Pada kondisi ini, penderita depresi cenderung tidak bisa berhenti berpikir tentang hal buruk yang akan terjadi.

Ketika merasa cemas atau overthinking yang ekstrem, gejala fisik bisa menyertai, seperti detak jantung dan pernapasan menjadi lebih cepat serta sesak napas.

2. Halusinasi atau delusi

Baca Juga: Denny Sumargo Minta Rozy Zay Hakiki Setop Lapor Polisi: Habis Duit Lo Nanti

Dalam kasus yang sangat parah, gejala psikotik seperti halusinasi dan delusi, juga bisa menjadi tanda seseorang mengalami depresi berat.

Delusi bisa membuat seseorang percaya pada hal-hal yang tidak masuk akal atau tidak berdasarkan pada kenyataan. Sementara itu, halusinasi dapat ditandai dengan melihat, mendengar, atau merasa tersentuh oleh hal-hal yang sebenarnya tidak ada.

3. Tidak mampu mengurus diri sendiri

Tanda depresi berat lainnya adalah ketidakmampuan mengurus diri sendiri, termasuk makan, mandi, atau memenuhi tanggung jawab pekerjaan, baik di rumah maupun di kantor.

Penderita depresi berat biasanya sulit konsentrasi dan sering mengabaikan pekerjaannya, sehingga selalu mendapatkan masalah di kehidupan sosialnya.

4.  Hilangnya minat pada aktivitas yang dulunya menyenangkan

Saat merasa sedih, beberapa orang umumnya akan melakukan aktivitas yang disukai, misalnya berjalan-jalan, berolahraga, atau menonton film. Namun, pada kondisi depresi berat, penderitanya justru menghindari atau bahkan tidak lagi memiliki minat terhadap hobi atau aktivitas yang disenangi.

5. Sedih dan putus asa terus-menerus

Berbeda dari sedih biasa, sedih pada depresi berat terasa lebih mendalam dan berlangsung secara terus-menerus. Selain menyebabkan perasaan sedih, depresi berat juga menimbulkan rasa putus asa yang tidak kunjung hilang.

Pada situasi seperti ini, penderitanya akan lebih mudah menangis dan merasa seolah-olah tenggelam ke dalam lubang yang dalam dan gelap tanpa jalan keluar. Penderitanya juga hampir tidak memiliki harapan bahwa keadaan akan berubah.

Sementara itu, ada juga yang mungkin selalu merasa bersalah, merasa dirinya tidak berharga, bahkan membenci diri sendiri.

6. Waktu tidur terganggu

Saat mengalami depresi berat, seseorang biasanya menderita gangguan tidur. Beberapa orang mungkin merasa lelah sepanjang waktu dan tidur secara berlebihan atau lebih lama dari biasanya.

Sementara itu, sebagian lain mungkin justru tidak bisa tidur, bahkan saat merasa lelah sehingga sering terjaga sepanjang malam. Berbagai penelitian juga mengungkapkan bahwa banyak orang yang mengalami gangguan tidur saat depresi berat.

7. Penurunan berat badan yang signifikan

Pada saat depresi, sebagian orang cenderung makan berlebihan. Namun, pada kondisi depresi berat, biasanya yang terjadi justru sebaliknya.

Orang yang depresi berat umumnya tidak nafsu makan dan mengalami penurunan berat badan yang signifikan. Penderita depresi juga tidak peduli dengan kesehatan fisiknya sendiri.

Selain itu, karena tubuh dan pikiran terhubung, depresi berat juga dapat menyebabkan berbagai keluhan fisik pada penderitanya, seperti sakit kepala berulang, masalah pencernaan, atau rasa sakit yang tidak ada pemicunya.

8. Percobaan bunuh diri

Ini merupakan gejala depresi berat yang paling serius. Seseorang yang mengalami depresi berat bisa sering berpikir atau berbicara tentang kematian. Tidak hanya itu, orang dengan depresi berat juga tidak ragu untuk menyakiti dirinya sendiri atau bahkan melakukan percobaan bunuh diri.

Perilaku yang berbahaya ini sering kali dipicu oleh konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan atau penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa di antara orang yang telah melakukan upaya bunuh diri ditemukan kandungan alkohol dalam darah mereka.

Nah, itulah beberapa gejala depresi berat yang perlu diwaspadai. Jika ada yang dialami seperti gejala di atas, segera konsultasikan ke dokter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI