Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel

Bernadette Sariyem | Suara.com

Sabtu, 14 Maret 2026 | 21:07 WIB
Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
Eylon Levy, influencer saat masih aktif menjadi bagian Direktorat Propaganda Israel atau Hasbara, tahun 2024. [Middle East Monitor]
  • Mesin propaganda Israel (Hasbara) menghadapi gugatan hukum serius dari influencer serta kontraktor atas tunggakan gaji jutaan shekel sejak Oktober 2023.
  • Direktorat Diplomasi Publik Israel merekrut banyak pihak secara terburu-buru, menyebabkan kekacauan pembayaran melalui pihak ketiga kepada para pekerja.
  • Pemerintah Israel mengalokasikan anggaran propaganda besar, bahkan memindahkannya dari sektor pendidikan, namun tetap gagal membayar jasa kontraktor.

Suara.com - Mesin propaganda global Israel, yang dikenal dengan sebutan Hasbara, kini tengah menghadapi badai internal yang serius. Banyak pemengaruh alias influencer termasuk di wilayah Asia seperti Indonesia, menuntut mereka karena gaji belum dibayar.

Mereka menuntut pembayaran gaji dan biaya operasional senilai jutaan shekel yang belum dibayarkan sejak pecahnya konflik pada Oktober 2023.

Menurut laporan harian ekonomi Israel, Calcalist, Sabtu (14/3/2026), Direktorat Diplomasi Publik Nasional Israel kini berada di bawah tekanan hukum dari berbagai pihak yang merasa dirugikan.

Para penggugat terdiri dari perusahaan penyedia jasa studio, aktivis media sosial, hingga influencer yang disewa untuk membentuk opini publik internasional di tengah meningkatnya kecaman global terhadap tindakan Israel di Jalur Gaza.

Dua perusahaan swasta yang menyediakan fasilitas studio bagi para pemimpin Israel serta mendanai berbagai aksi aktivisme di Eropa, menuntut total dua juta shekel atau sekitar Rp10,1 miliar.

Krisis ini mengungkap sisi gelap dari balik layar upaya Israel untuk mempertahankan narasi mereka di panggung dunia.

Pekerjaan yang Berantakan dan Tunggakan Studio Netanyahu

Laporan tersebut merinci bahwa Direktorat Hasbara mengalami kekurangan staf yang akut setelah 7 Oktober 2023.

Hal ini memaksa pemerintah untuk merekrut lusinan aktivis independen dan kontraktor swasta secara terburu-buru.

Namun, proses rekrutmen yang tidak terorganisir ini justru memicu masalah keuangan di kemudian hari.

Banyak influencer dan aktivis tidak dipekerjakan secara resmi oleh negara, melainkan melalui pihak ketiga.

Berdasarkan laporan tersebut, "perusahaan produksi swasta menjadi saluran pembayaran bagi mereka yang mewakili Israel di luar negeri".

Namun, sistem ini terbukti gagal memberikan kepastian hak bagi para pekerja. Salah satu kontraktor yang bekerja sama dengan direktorat tersebut mengklaim bahwa “pekerjaannya selalu berantakan”.

Ketidakteraturan ini bahkan menyentuh fasilitas bagi pejabat tinggi. Sebuah perusahaan yang menyediakan studio khusus bagi Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant untuk keperluan wawancara internasional, kini menuntut lebih dari setengah juta shekel atau setara Rp 2,7 miliar karena jasa mereka belum dibayar.

Selain itu, sebuah perusahaan bernama Intellect menuntut lebih dari 1,5 juta shekel atau Rp 8,2 miliar dari Kantor Perdana Menteri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS

Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS

Lifestyle | Sabtu, 14 Maret 2026 | 20:13 WIB

Pemerintah Kecam Kasus Kekerasan terhadap Andrie Yunus, Tegaskan Kasus Harus Diusut Tuntas

Pemerintah Kecam Kasus Kekerasan terhadap Andrie Yunus, Tegaskan Kasus Harus Diusut Tuntas

News | Sabtu, 14 Maret 2026 | 20:01 WIB

Viral TikToker Bongkar Lokasi Pertahanan Israel, Iran Diduga Langsung Mengebom

Viral TikToker Bongkar Lokasi Pertahanan Israel, Iran Diduga Langsung Mengebom

News | Sabtu, 14 Maret 2026 | 19:04 WIB

Dasco Ungkap Pembicaraannya dengan Prabowo soal Strategi 'Take Over' Gaza

Dasco Ungkap Pembicaraannya dengan Prabowo soal Strategi 'Take Over' Gaza

News | Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:18 WIB

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Pemerintah Minta Polisi Usut Tuntas

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Pemerintah Minta Polisi Usut Tuntas

News | Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:19 WIB

Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS

Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS

News | Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:08 WIB

Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku

Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku

News | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:49 WIB

Terkini

The Strokes Telanjangi Dosa Amerika Serikat, Kecam Agresi AS-Israel ke Iran

The Strokes Telanjangi Dosa Amerika Serikat, Kecam Agresi AS-Israel ke Iran

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:41 WIB

Bibit Bom Waktu Harga Pangan Bakal Meroket Imbas Perang AS - Iran Dimulai dari Sini

Bibit Bom Waktu Harga Pangan Bakal Meroket Imbas Perang AS - Iran Dimulai dari Sini

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:31 WIB

Gencatan Senjata AS-Iran Berakhir 22 April, Begini Analisis Pakar Hubungan Internasional

Gencatan Senjata AS-Iran Berakhir 22 April, Begini Analisis Pakar Hubungan Internasional

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:27 WIB

11 Ilmuwan Nuklir Tewas Misterius, DPR AS Bakal Periksa Kementerian Perang

11 Ilmuwan Nuklir Tewas Misterius, DPR AS Bakal Periksa Kementerian Perang

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:27 WIB

Menteri PPPA Bongkar Data Mengejutkan Soal Ketimpangan Gender di Indonesia, Apa Saja?

Menteri PPPA Bongkar Data Mengejutkan Soal Ketimpangan Gender di Indonesia, Apa Saja?

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:17 WIB

Pengamat Sebut Amerika Serikat 'Kalah' di Perang Iran: Kas Negara Boncos, Tujuan Tak Tercapai

Pengamat Sebut Amerika Serikat 'Kalah' di Perang Iran: Kas Negara Boncos, Tujuan Tak Tercapai

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:16 WIB

Menghitung Efek Domino Perang Iran: Keuangan Rumah Tangga, Harga BBM hingga Cicilan KPR

Menghitung Efek Domino Perang Iran: Keuangan Rumah Tangga, Harga BBM hingga Cicilan KPR

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:08 WIB

Respons Pernyataan Cak Imin, Gus Ulil: Dari Dulu NU Dipimpin Ulama!

Respons Pernyataan Cak Imin, Gus Ulil: Dari Dulu NU Dipimpin Ulama!

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:08 WIB

Megawati di Hari Kartini: Terus Ajarkan Semangat Perjuangan Agar RI Terbebas dari Ketidakadilan

Megawati di Hari Kartini: Terus Ajarkan Semangat Perjuangan Agar RI Terbebas dari Ketidakadilan

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:07 WIB

Media Belanda Soroti Kenapa Hari Kartini Tak Dijadikan Hari Libur Nasional?

Media Belanda Soroti Kenapa Hari Kartini Tak Dijadikan Hari Libur Nasional?

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:06 WIB