Apa Itu Yandex? Disebut Pelaku Pembunuhan Anak di Kota Makassar

Suara Bestie

Rabu, 11 Januari 2023 | 17:03 WIB
Apa Itu Yandex? Disebut Pelaku Pembunuhan Anak di Kota Makassar
Tangkapan layar halaman depan mesin pencari Yandex

Berawal dari Yandex. Muhammad Fadli Sadewa diketahui dibunuh oleh dua orang remaja di Kota Makassar. Mereka adalah AD dan MF.

Korban ditemukan terbungkus plastik di bawah jembatan menuju Kolam Regulasi Nipa-nipa, Moncongloe, Maros. Ia sebelumnya dinyatakan hilang sejak hari Minggu.

Motif pembunuhan karena pelaku hendak menjual organ tubuh korban. Pelaku diketahui terinspirasi dari internet.

Saat diinterogasi di Mapolrestabes Makassar, pelaku mengaku mengakses Yandex. Kemudian menemukan informasi jual beli organ tubuh manusia.

Pelaku AD mengetik kata kunci "organ sell" dan melihat harganya 80 ribu dollar. Seperti organ ginjal dan paru-paru.

Apa itu Yandex?

Seperti Google, Yandex adalah mesin pencarian dan penulusuran situs di internet.

Aplikasi ini mampu menampilkan hasil pencarian dari ratusan wilayah di seluruh dunia. Sehingga memungkinkan pengguna mendapatkan hasil pencarian dengan beragam versi berbeda di setiap negara.

Yandex Search adalah sebuah mesin pencarian web milik perusahaan Rusia Yandex.

baca juga

Meski terlihat hampir mirip dengan Google, ada beberapa fitur utama yang membedakan. 

Pertama, Yandex lebih menekankan SEO lokal dan regionalitas daripada Google. 

Yandex menjalankan pencarian bergantung geografis yang hanya menampilkan situs web dari wilayah tertentu.

Sosok Korban

Muhammad Fadli Sadewa (11 tahun) atau Dewa adalah anak yang baik dan penurut. Walau masih di bawah umur, pelajar kelas V SD itu merupakan sosok pekerja keras.

Kata kerabat korban, Irnawati (33 tahun), Dewa dan teman-temannya menjadi penjaga parkir di Indomaret dekat rumahnya. Hasilnya lalu dikumpulkan untuk membeli peralatan sekolah, juga untuk jajan.

"Kalau pulang sekolah dia jaga parkiran sama temannya sampai tutup Indomaret," ujar Irnawati.

Ia melanjutkan kedua orang tuanya sudah berpisah sejak Dewa masih balita. Ibunya merantau ke Malaysia dan ayahnya menikah lagi.

"Sekarang diasuh oleh neneknya dan saya," jelasnya.

Muhammad Fadli Sadewa, bocah 11 tahun di Kota Makassar diculik dan dibunuh. Ia ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa pada Selasa, 10 Januari 2023.

Irnawati menceritakan, saat kejadian pada hari Minggu, 8 Januari 2023, Dewa dan sepupunya sedang bermain di Indomaret Batua Raya. Tiba-tiba sepupunya datang terburu-buru mengatakan Dewa dikasih uang dan dibawa orang.

"Kejadiannya sore. Sekitar jam lima (sore). Sepupunya bilang Dewa dikasih uang baru dibawa orang," katanya.

Hingga jam 20.00 Wita, Dewa tak kunjung pulang. Semua teman-temannya juga tak mengetahui keberadaannya.

Keesokan harinya, pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Hingga mereka mendapati kabar Dewa sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Irnawati mengaku tak habis pikir para pelaku bisa tega menghabisi nyawa ponakannya. Ia berharap polisi bisa menghukum pelaku dengan seberat-beratnya.

"Kami sangat tidak terima, nyawa harus dibayar nyawa. Para pelaku harus dihukum seberat-beratnya," tegasnya berurai air mata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fakta-Fakta Dua Remaja Bunuh Bocah 11 Tahun, Miliki Hasrat Jual Organ Demi Cepat Kaya

Fakta-Fakta Dua Remaja Bunuh Bocah 11 Tahun, Miliki Hasrat Jual Organ Demi Cepat Kaya

Your Say | Rabu, 11 Januari 2023 | 16:59 WIB

Kondisi Terkini Rumah Pelaku Pembunuhan Anak di Makassar Hancur, Masih Dijaga Ketat Polisi

Kondisi Terkini Rumah Pelaku Pembunuhan Anak di Makassar Hancur, Masih Dijaga Ketat Polisi

Sulsel | Rabu, 11 Januari 2023 | 16:47 WIB

Apa Itu Yandex? Awal Mula Pelaku Terinspirasi Menculik dan Membunuh Anak di Makassar

Apa Itu Yandex? Awal Mula Pelaku Terinspirasi Menculik dan Membunuh Anak di Makassar

Sulsel | Rabu, 11 Januari 2023 | 16:26 WIB

Terkini

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar

Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:16 WIB

DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman

DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:10 WIB

Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme

Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:59 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup

Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup

Jabar | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:14 WIB

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:12 WIB

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:04 WIB

Darurat Judi Online di Kabupaten Bogor, PCNU Deklarasikan 'Jihad Sosial' Bareng Bupati

Darurat Judi Online di Kabupaten Bogor, PCNU Deklarasikan 'Jihad Sosial' Bareng Bupati

Jabar | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:03 WIB

×