Target Nol Keracunan, BGN Bakal Adopsi Teknologi Deteksi Makanan Basi Milik BRIN

Muhamad Yasir, Lilis Varwati

Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:45 WIB
Target Nol Keracunan, BGN Bakal Adopsi Teknologi Deteksi Makanan Basi Milik BRIN
Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria, mendampingi 150 peneliti pilihan untuk bertemu dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara, Kamis (6/8/2026). (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Kepala BGN Sudaryono berencana mengundang BRIN untuk membahas teknologi pendeteksi makanan basi.
  • Teknologi Foodguard buatan BRIN menggunakan multisensor dan kecerdasan buatan untuk mendeteksi pembusukan makanan pada wadah.
  • Langkah adopsi teknologi ini bertujuan menekan kasus keracunan makanan pada Program Makan Bergizi Gratis hingga nol.

Suara.com - Badan Gizi Nasional (BGN) membuka peluang mengadopsi teknologi pendeteksi makanan basi yang dikembangkan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk memperkuat keamanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menekan kasus keracunan makanan hingga nol.

Kepala BGN Sudaryono mengatakan pihaknya segera mengundang BRIN untuk memaparkan teknologi tersebut agar dapat dipelajari dan dipertimbangkan penggunaannya dalam operasional MBG.

"BRIN itu tadinya mau saya panggil hari ini. Tapi beliaunya kebetulan nguji S3 dan lain-lain. Rencananya Senin apa Selasa kami minta untuk bisa dipaparkan kepada kami, karena kami butuh search of solution untuk bisa membuat keracunan itu nol," kata Sudaryono di Kantor BGN, Jakarta, Jumat (7/8/2026).

Menurut Sudaryono, BGN sejak awal berkomitmen menerapkan kebijakan zero tolerance terhadap kasus keracunan makanan. Karena itu, berbagai pembenahan tata kelola terus dilakukan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

"Sejak pertama kali kami dilantik, kami sudah menyatakan kita akan berusaha keras, ya, menata tata kelola dan bagaimana caranya supaya tidak ada keracunan," ujarnya.

Siswa yang diduga keracunan hidangan makan bergizi gratis (MBG) menjalani perawatan medis di Gedung Serba Guna (GSG) Kantor Desa Cibodas, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (29/10/2025). [ANTARA FOTO/Abdan Syakura/nz]
Ilustrasi-Siswa yang diduga keracunan hidangan makan bergizi gratis (MBG) menjalani perawatan medis di Gedung Serba Guna (GSG) Kantor Desa Cibodas, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (29/10/2025). [ANTARA FOTO/Abdan Syakura/nz]

Meski demikian, Sudaryono mengakui dalam beberapa pekan terakhir masih terjadi sejumlah dugaan keracunan makanan MBG, termasuk di SMK Negeri 6 Semarang dan Jayapura.

Kondisi tersebut menjadi alasan BGN terus mencari solusi berbasis teknologi untuk memperkuat sistem pengawasan keamanan pangan.

Sebelumnya, BRIN mengembangkan alat pendeteksi makanan basi bernama Foodguard untuk mendukung pelaksanaan Program MBG.

baca juga

Perangkat tersebut dipasang pada ompreng atau wadah makanan dan memanfaatkan multisensor serta teknologi kecerdasan buatan (AI) guna mendeteksi gas yang muncul ketika makanan mulai mengalami pembusukan.

Inovasi itu telah diperkenalkan Kepala BRIN kepada Presiden Prabowo Subianto sebagai salah satu teknologi yang disiapkan untuk memperkuat sistem keamanan pangan dalam Program Makan Bergizi Gratis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Membahayakan! 950 Dapur MBG Terancam Ditutup Permanen karena Tak Higienis

Membahayakan! 950 Dapur MBG Terancam Ditutup Permanen karena Tak Higienis

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:17 WIB

Prabowo Guyon ke Kepala BGN Sudaryono: Baru Seminggu Menjabat, Tiap Malam Nggak Tidur

Prabowo Guyon ke Kepala BGN Sudaryono: Baru Seminggu Menjabat, Tiap Malam Nggak Tidur

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:24 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Terkini

Setelah Jual Saham ke Haji Isam, RKAB Anak Usaha BYAN Terbit

Setelah Jual Saham ke Haji Isam, RKAB Anak Usaha BYAN Terbit

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 14:00 WIB

Sarang de Chocolate: Toko Cokelat Misterius, Tempat Cinta dan Luka Menemukan Ruang untuk Pulih

Sarang de Chocolate: Toko Cokelat Misterius, Tempat Cinta dan Luka Menemukan Ruang untuk Pulih

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 14:00 WIB

Di Bawah Lampu Loteng: KKN, Kenangan, dan Perpisahan

Di Bawah Lampu Loteng: KKN, Kenangan, dan Perpisahan

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:59 WIB

Emir Qatar Mendadak Kirim Surat Khusus ke Presiden Prabowo Lewat Menlu Sugiono, Ada Apa?

Emir Qatar Mendadak Kirim Surat Khusus ke Presiden Prabowo Lewat Menlu Sugiono, Ada Apa?

News | Senin, 21 September 2026 | 13:57 WIB

Panduan Praktis Menghitung Luas Trapesium dan Belah Ketupat Lengkap dengan Contoh Soal

Panduan Praktis Menghitung Luas Trapesium dan Belah Ketupat Lengkap dengan Contoh Soal

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 13:56 WIB

Terdiri dari 15 Pasal, RUU Pengaturan Reforma Agraria Siap Disahkan Jadi UU di Paripurna

Terdiri dari 15 Pasal, RUU Pengaturan Reforma Agraria Siap Disahkan Jadi UU di Paripurna

News | Senin, 21 September 2026 | 13:54 WIB

Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog

Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog

News | Senin, 21 September 2026 | 13:53 WIB

Warga Batu Aji Ngeluh Krisis Air, Rawat Mertua Stroke dengan Tisu Basah

Warga Batu Aji Ngeluh Krisis Air, Rawat Mertua Stroke dengan Tisu Basah

Batam | Senin, 21 September 2026 | 13:52 WIB

KPK Geledah Kantor Summarecon Bogor Terkait Kasus ATR/BPN

KPK Geledah Kantor Summarecon Bogor Terkait Kasus ATR/BPN

News | Senin, 21 September 2026 | 13:52 WIB

Menuntut Dampak Nyata BRICS: Mampukah QRIS dan UPI India Berkolaborasi demi Pedagang Kaki Lima?

Menuntut Dampak Nyata BRICS: Mampukah QRIS dan UPI India Berkolaborasi demi Pedagang Kaki Lima?

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:51 WIB

×