Memasuki tahun politik, Presiden Joko Widodo (Jokowi) justru memberikan peringatan. Peringatan itu diberikan ke semua pihak untuk bisa menjaga stabilitas politik dan keamanan.
Hal yang sangat diwaspadai yaitu pesta demokrasi yang diharap tak mengganggu pertumbuhan ekonomi nasional. Karena menurut orang nomor satu di Indonesia tersebut, ekonomi global juga sedang tidak baik.
“Jangan sampai kegentingan global ini ada, kemudian kita masuk ke tahun politik kemudian mengguncangkan sisi ekonomi,” ujar Presiden dikutip dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Sabtu (14/01/2023).
“Mengembalikannya (pertumbuhan ekonomi) itu sangat sulit sekali dalam posisi dunia yang tidak pasti, yang sulit diprediksi, yang sulit dikalkulasi seperti yang kita lihat saat ini,” lanjutnya.
Ia menyebutkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal ketiga 2022 kemarin, ada di angka 5,72 persen. Baginya, angka tersebut masih sangat tinggi mengingat kondisi ekonomi global yang mengkhawatirkan.
“Di kuartal ketiga 2022 kemarin masih di angka 5,72 (persen), kuartal keempatnya baru dalam penghitungan. Nanti akhir bulan akan disampaikan berapa (angkanya),” lugasnya.