Ferry merasa sebagai korban sistem sekaligus orang yang disayanginya, di mana ia dituduh atas sesuatu yang tidak dilakukan.
Alasan pertama Ferry Irawan bungkam dan tidak mau berkomentar atas semua pernyataan Venna Melinda selama ini adalah karena ia berusaha menjaga aib keluarganya.
"Pertama saya mengucapkan Innalillahi wa Inna lIaihi rojiun terhadap hati nurani yang telah mati. Kenapa saya tidak pernah berkomentar selama ini karena tidak lebih jika saya berkomentar atau memberi statement, hanyalah aib rumah tangga yang akan saya buka," ujar Ferry Irawan dari tayangan YouTube pada, Selasa (28/03/2023).
Ferry Irawan juga menyadari bahwa ia tidak memiliki kekuatan untuk melawan sesuatu yang dirasa telah dirancang secara rapi untuknya.
Ferry menempatkan diri sebagai korban fitnah di mana ia tidak pernah melakukan tindak KDRT seperti yang dituduhkan oleh Venna Melinda.
"Yang kedua saya tidak berdaya melawan sistem, di mana sistem itu dipaksakan ke saya untuk saya berada di tahanan atas sesuatu perbuatan yang tidak pernah saya lakukan," ujar Ferry Irawan.