Kasus perselingkuhan akhir-akhir ini makin marak terjadi. Meski sebagian besar yang kita tahu selingkuh identik dilakukan oleh laki-laki.
Rupanya perempuan juga bisa melakukan hal serupa.
Riset The Kinsey Institute di Indiana University mendapati jika tidak ada perbedaan gender yang signifikan dalam kasus perselingkuhan.
Berbeda dengan laki-laki, perempuan berselingkuh bukan karena dorongan nafsu dan mencari kepuasan seks.
Bahkan, persentase perempuan selingkuh cenderung meningkat beberapa tahun belakangan sementara laki-laki tetap stagnan.
1. Tidak puas dengan hubungan
Permulaannya adalah perasaan tidak puas pada hubungan, pasangan maupun kondisi yang dijalani.
Beberapa juga menjadikan selingkuh sebagai katalisator untuk mengakhiri hubungan mereka saat ini.
2. Kekosongan emosional
Baca Juga: Jalani Tugas Sebagai Panwas Haji, Paramitha Widya Kusuma Blusukan ke Hotel Misfalah
Salah satu alasan wanita berselingkuh adalah karena mereka merasa kekurangan kehangatan emosional dalam hubungan mereka.
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Trends In Psychology menunjukkan bahwa, berbeda dengan pria yang sering berselingkuh karena dorongan seksual, wanita cenderung mencari perselingkuhan untuk mengisi kekosongan emosional.
3. Pembagian beban tidak seimbang
Alasan wanita selingkuh adalah bisa karena pembagian kerja rumah tangga yang tidak seimbang.
Sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Archives of Sexual Behavior menunjukkan, adanya ketidakseimbangan dalam pembagian tugas rumah tangga, menjadi salah satu alasan seorang wanita memilih selingkuh.