Megawati Soekarnoputri dikabarkan menunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai pengganti dirinya memimpin PDI-Perjuangan.
Posisi ketua umum partai banteng bermoncong itu kabarnya diberikan kepada Presiden ke-7 Indonesia. Kabar tersebut beredar dalam bentuk video.
Sayangnya, kabar itu masuk dalam konten yang menyesatkan. Faktanya, hingga saat ini Megawati masih menjadi Ketua Umum PDI-Perjuangan yang sah. Sebagaimana yang ditampilkan pada laman resminya.
Tidak ada sumber valid yang membenarkan klaim tersebut. Konten menyesatkan itu beredar di Facebook.
Narasi yang diberikan “BUK4N GANJAR ATAU PUAN – MEGAWATI TUNJUK JOKOWI JADI KETUM PDIP -!”.
Video itu memiliki judul yang mengklaim bahwa Megawati menunjuk Jokowi jadi Ketua Umum PDI-Perjuangan, bukan Puan ataupun Ganjar.
Setelah ditelusuri klaim tersebut salah, faktanya Megawati masih menjadi Ketua Umum PDI Perjuangan yang sah seperti yang ditampilkan dalam laman resmi PDI-Perjuangan.
Dilansir dari salah satu artikel, narator dalam video tersebut hanya membacakan artikel berjudul “Mungkinkah Jokowi Jadi Ketua Umum PDI-P?” yang dipublikasi oleh Kompas pada 4 April 2017.
Artikel tersebut tidak membahas penunjukan Jokowi menjadi Ketua Umum PDI-Perjuangan, hanya membahas kemungkinan Jokowi menjadi Ketua Umum partai tersebut.
Baca Juga: CEK FAKTA: Kader Demokrat di Bali Pindah Haluan Dukung Ganjar di Pilpres Nanti
Dengan demikian, Megawati tunjuk Jokowi jadi Ketua Umum PDIP menggantikannya adalah tidak benar dengan kategori Konten yang Menyesatkan.