Viral Kabar Pesta Seks Massal di Gunung Kemukus Sragen Jawa Tengah

Suara Bestie Suara.Com
Kamis, 06 Juli 2023 | 13:16 WIB
Viral Kabar Pesta Seks Massal di Gunung Kemukus Sragen Jawa Tengah
Gunung Kemukus

Gunung Kemukus di Sragen, Jawa Tengah, disebut jadi tempat ritual aneh dan menyimpang para peziarah. Mereka melakukan hubungan seks bukan dengan pasangan sah secara massal.

Ritual seks di Gunung Kemukus berupa hubungan intim bukan dengan suami atau istri sah. Gilanya, dilakukan secara masal di alam terbuka. Tidak peduli itu merupakan perbuatan terlarang dalam agama.

Di gunung itu setiap malam, ratusan pasangan bukan suami istri disebut bergumul dalam sarung di alam terbuka. 

Semua melakukan ritual berhubungan layaknya suami istri. Menurut keyakinan para peziarah itu, jika melakukan ritual seks di Gunung Kemukus sebagai syarat ziarah di sana, maka segala keinginannya terutama untuk kaya bisa tercapai.

Gunung Kemukus berada di Desa Pendem, Kecamatan Sumur Lawang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. 

Ritual seks di Gunung Kemukus ternyata sudah ada sejak lama. Orang-orang yang datang ziarah ke sana tujuannya sama. Ingin kaya, mudah, dan berlimpah rezeki.

Para peziarah datang berziarah ke sebuah makam orang yang konon sakti di masa hidupnya, yakni Pangeran Samudra, dari kerajaan Demak.

Kisahnya, sang pangeran jatuh cinta kepada ibunya sendiri yaitu Raden Ayu Ontrowulan.

Tentu ini mendapat reaksi dari ayahnya hingga Pangeran Samudra diusir dari kerajaan. Pangeran Samudra kemudian mengembara dalam keadaan merana hingga sampai di Gunung Kemukus.

Baca Juga: Profil Dew Jirawat, Aktor Thailand Pemeran Nai di Series 'Home School'

Di gunung itulah Pangeran Samudra meninggal dunia. Raden Ayu Ontrowulan yang menyusul ke Gunung Kemukus juga meninggal di sana.

tradisi tersebut direstui oleh pemangku kebijakan lantaran besarnya pemasukan dan retribusi. Letaknya berada di kompleks pemakaman Pangeran Samudro 300 meter di atas permukaan laut.

Pada malam satu Suro, ribuan peziarah berkumpul di lokasi tersebut. Bahkan, mereka disebut-sebut berasal dari ibu rumah tangga, karyawan swasta, sampai aparatur sipil negara.

Tradisi seks ini dilakoni sebanyak tujuh kali berturut-turut pada Kamis Pahing, Jumat Pon, Jumat Kliwon dan saat malam satu Suro. Mirisnya, banyak yang hubungan seks dilakukan bukan pasangan suami istri.

Mereka berhubungan badan dengan sesama peziarah dan bahkan bisa juga dengan memakai jasa pekerja seks.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI