PDI-Perjuangan (PDI-P) dikabarkan mendukung Anies Baswedan. Hal itu membuat calon presiden (Capres) yang didukung sebelumnya, Ganjar Pranowo.
Kabar itu beredar dalam bentuk video. Narasi yang diberikan adalah “GEMPARKAN MALAM INI DEMI MENANGKAN ANIES GANJAR MUNDUR DARI KABINET PDIP”.
Namun, kabar itu masuk dalam konten yang dimanipulasi. Unggahan tersebut tidak sesuai baik dari cover dan judul dengan isinya.
Akun Facebook dengan nama Suara Rakyat mengunggah kabar itu pada 16 Juli 2023 lalu. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, faktanya apa yang disampaikan pada judul video tersebut tidaklah benar.
Video tersebut justru menjelaskan mengenai Anies yang menurut pengamat politik tidak mampu menyaingi 2 lawan lainnya, yakni Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo.
Bahkan, Anies disebutkan bukanlah lawan yang seimbang untuk Ganjar. Karena, dinilai masih kalah telak dengan Prabowo Subianto.
Hal tersebut disampaikan oleh Ray Rangkuti, seorang aktivis dan pengamat politik Indonesia yang diunggah di akun youtube Mind TV Indonesia pada 8 Mei 2023 lalu.
Oleh sebab itu, video dengan mundurnya Ganjar demi memenangkan Anies dalam perhelatan pemilihan Presiden RI 2024 merupakan konten yang tidak benar.
Baca Juga: Ganjar Tersenyum Lihat Gibran Rakabuming dan Panda Nababan Salaman