Sejarah dan Asal Usul Nama Samarinda, Ibu Kota Kalimantan Timur

Suara Bestie

Rabu, 02 Agustus 2023 | 16:37 WIB
Sejarah dan Asal Usul Nama Samarinda, Ibu Kota Kalimantan Timur
Pemandangan Kota Samarinda. [Ist] (Ist)

Ibu Kota Kalimantan Timur, Samarinda menjadi salah satu wilayah di Indonesia yang bersejarah.

Hal itu lantaran Kota Samarinda menjadi wilayah yang memiliki asal usul lekat dengan salah satu kerajaan di Indonesia, yaitu Kerajaan Kutai Kertanegara.

Kota ini memiliki luas 718 km persegi dan dilewati oleh sungai terbesar kedua di Pulau Kalimantan yakni Sungai Mahakam.

Lantas bagaimana sejarah Kota Samarinda dan asal usul namanya?

Sejarah Kota Samarinda

Sebelum menjadi Samarinda, sebelumnya kawasan tersebut termasuk ke dalam wilayah Kerajaan Kutai Kartanegara.

Kerajaan Kutai Kartanegara berdiri pada tahun 1300 M di Kutai Lama, kawasan di hilir Sungai Mahakam dari arah tenggara Samarinda.

Kerajaan Kutai Kartanegara menjadi daerah taklukan (vasal) dari Kerajaan Banjar yang semula bernama Kerajaan Negara Dipa, saat dipimpin oleh Maharaja Suryanata.

Di sejarah Kota Samarinda, dijelaskan bahwa pusat Kerajaan Kutai Kartanegara di Kutai Lama semula berada di Jahitan Layar. 

baca juga

Namun berpindah ke Tepian Batu pada tahun 1635, dan pindah lagi ke Pemarangan (Jembayan) pada tahun 1732, lalu berakhir di Tenggarong sejak tahun 1781 hingga 1960. 

Penduduk awal yang mendiami Kalimantan bagian timur adalah Suku Kutai Kuno yang disebut Melanti termasuk ras Melayu Muda (deutro Melayu).

Ras tersebut adalah hasil pencampuran ras Mongoloid, Melayu, dan Wedoid yang migrasi dari Semenanjung Kra pada abad ke-2 Sebelum Masehi (SM). 

Pada abad ke-13 Masehi atau tahun 1201-1300, sebelum dikenal nama Samarinda, sudah ada perkampungan penduduk di enam lokasi. 

Di antara lokasi tersebut adalah Pulau Atas, Karang Asam, Karamumus (Karang Mumus), Luah Bakung (Loa Bakung), Sembuyutan (Sambutan) dan Mangkupelas (Mangkupalas).

Adanya enam kampung tersebut tercantum dalam manuskrip surat Salasilah Raja Kutai Kartanegara yang ditulis oleh Khatib Muhammad Tahir pada 30 Rabiul Awal 1265 Hijriyah (24 Februari 1849 M).

Dalam sejarah Samarinda, pada tahun 1565, terjadi migrasi suku Banjar dari Batang banyu ke daratan Kalimantan bagian timur.

Kemudian, suku Banjar juga menyebar di wilayah Kerajaan Kutai Kartanegara, yang meliputi kawasan di daerah yang sekarang disebut Samarinda. 

Alhasil, hal tersebut melatarbelakangi penggunaan bahasa Banjar sebagai bahasa mayoritas masyarakat Samarinda saat ini.

Asal Usul Nama Samarinda

Ada banyak versi yang melatarbelakangi terciptanya nama Samarinda.

Versi pertama yakni dari persamaan ukuran tinggi di rumah terapung penduduk Bugis Wajo, sehingga disebut "sama-rendah".

Versi kedua dari bahasa Banjar yang berarti sama rendah tetapi berasal dari adanya persamaan ukuran tinggi Sungai Mahakam dengan daratan di tepiannya.

Versi ketiga berasal kata dari bahasa Sansekerta, yaitu “Samarendo” yang berarti selamat sejahtera.

Dan versi keempat berdasarkan cerita rakyat bahwa nama Samarinda berasal dari bahasa Melayu dari kata "samar" dan "indah".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pupuk Kaltim Siap Melahirkan Generasi Inovator yang Melek ESG di Industri Agribisnis

Pupuk Kaltim Siap Melahirkan Generasi Inovator yang Melek ESG di Industri Agribisnis

Press Release | Rabu, 05 Juli 2023 | 19:35 WIB

TOK! Bawaslu Nyatakan KPU Kaltim Lakukan Pelanggaran Administrasi Terkait Pendaftaran Bacaleg Partai Garuda

TOK! Bawaslu Nyatakan KPU Kaltim Lakukan Pelanggaran Administrasi Terkait Pendaftaran Bacaleg Partai Garuda

News | Rabu, 05 Juli 2023 | 11:16 WIB

5 Fakta Balita Positif Narkoba: Diberi Minum Tetangga Pakai Bekas Bong, Gelagat Jadi Aneh

5 Fakta Balita Positif Narkoba: Diberi Minum Tetangga Pakai Bekas Bong, Gelagat Jadi Aneh

News | Senin, 12 Juni 2023 | 13:37 WIB

Terkini

Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?

Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:58 WIB

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:33 WIB

Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu

Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:28 WIB

Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari

Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:24 WIB

Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri

Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri

Bola | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:21 WIB

Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti

Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti

Bola | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:21 WIB

Video Pemain Hampir Baku Pukul di Sesi Latihan, Pelatih Panama: Itu Normal

Video Pemain Hampir Baku Pukul di Sesi Latihan, Pelatih Panama: Itu Normal

Bola | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:20 WIB

Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta

Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:59 WIB

Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta

Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:53 WIB

5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!

5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:45 WIB

×