Kalimantan Timur memiliki banyak kerajinan tangan yang bernilai ekonomi tinggi.
Salah satunya adalah kerajinan tangan Sulam Tumpar yang berasal dari Kabupaten Kutai Barat.
Tumpar sendiri dibuat dari rangkaian benang berwarna yang memiliki desain penuh warna sehingga memberikan kesan ceria dan optimis.
Proses awal dari membuat sulam tumpar adalah membuat pola lalu tusuk rantai kemudian tumpar atau bahasa Indonesia adalah menyulam.
Sama seperti sulam pada umumnya, perbedaan dari sulam ini adalah ada warna coraknya yang beragam dan berwarna cerah.
Biasanya, corak dalam sulam ini berwarna cerah seperti merah bata, merah jambu, biru, hijau, kuning, dan ungu.
Sulam tumpar menjadi kerajinan tangan kebanggaan dari masyarakat Dayak Benuaq yang tinggal di wilayah Kabupaten Kutai Barat.
Selain digunakan pada kain, sulam tumpar juga banyak diaplikasikan ke berbagai barang seperti tas, pakaian, hingga hiasan dinding.
Corak dalam kain ini juga beraneka ragam seperti flora dan fauna yang menambah cantik kain sulaman ini.
Baca Juga: Resmi Jadi Pelatih Arema FC, Fernando Valente Sebut Dirinya Bukan Pesulap
Beberapa ragam motif dari sulam tumpar ini adalah motif gunung meratus, ikan, ayam, naga, dan harimau.