Jadi Pengantar Tidur, Ini Asal Usul Lagu Ratu Anom

Suara Bestie

Jum'at, 01 September 2023 | 14:45 WIB
Jadi Pengantar Tidur, Ini Asal Usul Lagu Ratu Anom
Anak-anak Bali ([Tangkapan Layar])

Gusti Ngurah Alit Jambe Pemecutan

Gusti Ngurah Alit Jambe Pemecutan

Dalam syair lagu tersebut sangat jelas disebutkan tentang:

1.       Ratu Anom, yang dimaksud adalah kaum pemuda dan masyarakat yang berada di wilayah Kerajaan Badung.

2.       Metangi mailen-ilen, bangun dan sadar. Sebuah kalimat kiasan yang mengharapkan kepada rakyat untuk sadar dan bersiap untuk membangun negara.

3.       Dong pirengin munyin sulinge di jaba. Ayo dengarkan suara suling di halaman. Kalimat kiasan yang mengimbau rakyat untuk mendengarkan informasi dari kerajaan. Suara suling diartikan sebagai suara yang merdu, suara yang indah untuk didengarkan. Suara indah yang dimaksud adalah bait-bait indah dari karya-karya sastra beliau (raja) yang sarat dengan ajaran-ajaran kemanusiaan, kemasyarakatan, budi pekerti, keagamaan dan kenegaraan. Di jaba, diartikan bahwa informasi tersebut disampaikan di halaman puri atau keraton.

4.       Nyen ento menyuling di jaba tengah? Siapakah yang mengalunkan suara suling di halaman tengah? Kalimat kiasan yang menyiratkan sebuah pertanyaan tentang siapakah yang menyampaikan informasi di halaman tengah keraton?

5.       Gusti Ngurah Alit Jambe Pemecutan. Sebuh “nama lain atau alias” dari pemberi informasi. Kata “Alit” yang dimaksud adalah bahwa beliau adalah “raja pengganti”. Seperti diketahui bahwa setelah Raja Denpasar V wafat karena sakit dan putra mahkota yang seharusnya menggantikan beliau masih kecil atau masih dibawah umur maka oleh rapat kerajaan diputuskan untuk menunjuk “raja pengganti” yang dapat memimpin Kerajaan Badung. Maka oleh rapat kerajaan, ditunjuklah adik tiri Raja Denpasar V yaitu I Gusti Ngurah Made Agung sebagai Raja Denpasar VI sampai Putra Mahkota Raja Denpasar V siap mengemban tugas sebagai Raja. Tetapi dalam perjalanan sejarah terjadi Perang Puputan Badung. “Jambe Pemecutan” menyiratkan pesan bahwa beliau secara biologis adalah berdarah Jambe dan secara hukum beliau adalah Pemecutan. Trah Jambe Pemecutan dimulai sejak dinasti Raja Denpasar II sampai sekarang.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dianggap Ekstrem dan Mirip Debus, Ini Makna Tradisi Ngurek di Bali

Dianggap Ekstrem dan Mirip Debus, Ini Makna Tradisi Ngurek di Bali

Bestie | Kamis, 31 Agustus 2023 | 13:39 WIB

Upacara Adat Mekare-kare Atau Perang Pandan Sebagai Penghormatan Kepada Leluhur

Upacara Adat Mekare-kare Atau Perang Pandan Sebagai Penghormatan Kepada Leluhur

Bestie | Kamis, 31 Agustus 2023 | 13:37 WIB

Permudah Jenazah Bersatu dengan Tuhan, Ini Sejarah Upacara Ngaben

Permudah Jenazah Bersatu dengan Tuhan, Ini Sejarah Upacara Ngaben

Bestie | Kamis, 31 Agustus 2023 | 13:31 WIB

Terkini

Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat

Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:36 WIB

The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?

The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:30 WIB

NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT

NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT

Bali | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:23 WIB

Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT

Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT

Bali | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:16 WIB

Pekanbaru Cerah Berawan Hari Ini, Padang Hujan Intensitas Ringan

Pekanbaru Cerah Berawan Hari Ini, Padang Hujan Intensitas Ringan

Riau | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Game Over: Menemukan Titik Temu Antara Seadanya dan Seandainya

Game Over: Menemukan Titik Temu Antara Seadanya dan Seandainya

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Detik-detik Pencuri Alat Tower Dikejar Warga Terobos Polres Dumai

Detik-detik Pencuri Alat Tower Dikejar Warga Terobos Polres Dumai

Riau | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:46 WIB

HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut

HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut

Tekno | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:40 WIB

Review Drama Kill It, Terbongkarnya Rahasia Panti Asuhan Hansol yang Kelam

Review Drama Kill It, Terbongkarnya Rahasia Panti Asuhan Hansol yang Kelam

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Tersembunyi di Hutan Rengasdengklok, Kisah Rumah Djiauw Kie Siong Jadi Bagian Sejarah Proklamasi

Tersembunyi di Hutan Rengasdengklok, Kisah Rumah Djiauw Kie Siong Jadi Bagian Sejarah Proklamasi

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:30 WIB

×