Lagu Lamin Talungsur merupakan lagu yang berasal dari Berau, Kalimantan Timur. Lagu ini diciptakan oleh musisi asal Berau bernama H. Abdurrahman Siddiq.
Lagu ini mengangkat tema tentang cerita dari legenda di zaman dahulu.
Legenda itu bercerita tentang hilangnya sebuah kampung akibat longsor, hujan dan juga berisikan tentang adat istiadat.
Dalam lirik lagu ini juga terdapat makna dan pesan yang ingin disampaikan pencipta lagu.
Makna yang terkandung didalam lirik lagu Lamin Talungsur adalah tentang pamali yang terjadi di suatu daerah di Berau, yang sudah sejak dulu di jaga.
Namun pada perkembangan saat ini peristiwa seperti itu sudah tidak lagi terjadi, karena berkembangnya zaman makan pemikiran masyarakat saat ini sudah berubah dan seperti pada saat dulu.
Dalam lagu "Lamin Talungsur" juga menceritakan tentang hilangnya sebuah kampung akibat melanggar adat istiadat yang sudah turun temurun dijaga.
Lirik lagu
Basurung ke ulu rantau tujuan
Basunsung surut mangiring pasang
Rantau tujuan lamin talunsur adidindang
Kissarini kunun jadi susuran
Lamin talungsur la nama rantaunya
Nyadi susuran jaman ka jaman
Adalah kunun ini kissanya adidindang
Si Ayus mangail baulli kali
Baca Juga: Mengenal Kampung Apung Bontang Kuala, Wisata Andalan di Kaltim
Reff*
Paulliannya lalu disalai
Di atas salaian cadandak mati
Jabakulisar manggalim buar
Si Ayus galli tatawa galak
Tapi apa kunun jadi akhirnya
Turunla imbut cada takira
Kampung talungsur kadasar sungai adidindang
Yattu susuranya lamin talungsur