Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 5.999,038
LQ45 587,746
Srikehati 290,482
JII 351,378
USD/IDR 17.937

SBY Bayar Pajak Rp261 Juta

Doddy Rosadi

Kamis, 20 Maret 2014 | 19:04 WIB
SBY Bayar Pajak Rp261 Juta
Presiden SBY saat membayar pajak lewat internet. (Setkab.go.id)

Suara.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah membayar pajak penghasilan sebesar Rp261,796 juta pada 2013. Jumlah penghasilan SBY sepanjang 2013 adalah Rp1,106 miliar, sementara penghasilan kena pajak Rp1,055 miliar.

"Yang telah dipotong atau diambil langsung dari penghasilan saya Rp 215 juta 861 ribu sekian. Sehingga, yang harus saya lengkapi, sisanya Rp 45.935.285," kata Presiden SBY saat  mengisi mengisi Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Tahun 2013 secara elektronik melalui -e-filing, di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (20/3/2014), seperti dilansir laman Setkab.go.id.

Kali ini, Presiden SBY melaporkan pajaknya via internet. Dengan menggunakan laptop, Presiden SBY melaporkan SPT Tahunan PPh Tahun 2013 dengan terlebih dahulu melakukan registrasi menggunakan e-fin (electronic filing identification number), kemudian memeriksa bukti penerimanan elektronik yang diterimanya melalui email.

"Saya mendukung serta mengapresiasi kepada jajaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Direktorat Jendral Pajak yang telah mengunakan metodologi e-filing sehingga wajib pajak dapat mengunakan sistem ini dengan cepat, tepat, efisien, serta menghindari isu-isu," ujar SBY.

Presiden berharap, setiap wajib pajak membayar seusai ketentuan yang berlaku. Dengan demikian sistem kita makin tertib, ditambah kesadaran makin tinggi, penerimaan dan pendapatan negara terus meningkat.

Presiden meningatkan, negara memerlukan biaya untuk pembangunan, menjalankan roda pemerintahan, dan mensejahterakan rakyat. “Komponen pajak adalah pilar dari pendapatan negara yang juga menjadi bagian penting dari pembelanjaan negara,” tutur SBY.

Saat menyampaikan laporan SPT Tahunan PPh 2013 itu, Presiden SBY didampingi oleh Mensesneg Sudi Silalahi, Menteri Keuangan Chatib Basri, Sekretaris Kabinet Dipo Alam, dan Dirjen Pajak Fuad Rahmany.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

SBY Bertemu Pimpinan Lembaga Tinggi Negara

SBY Bertemu Pimpinan Lembaga Tinggi Negara

Foto | Kamis, 20 Maret 2014 | 16:39 WIB

Pulang dari Malang, SBY Bahas Hilangnya MH370 dalam Rapat Kabinet

Pulang dari Malang, SBY Bahas Hilangnya MH370 dalam Rapat Kabinet

News | Rabu, 19 Maret 2014 | 16:14 WIB

Keluarkan Keppres, SBY Ganti Kata Cina dengan Tionghoa

Keluarkan Keppres, SBY Ganti Kata Cina dengan Tionghoa

News | Rabu, 19 Maret 2014 | 09:59 WIB

 Tersangka Pembakaran Hutan Riau Bertambah

Tersangka Pembakaran Hutan Riau Bertambah

News | Minggu, 16 Maret 2014 | 22:09 WIB

Jaringan Kerja Pelayanan Kristen Kirim Surat kepada SBY

Jaringan Kerja Pelayanan Kristen Kirim Surat kepada SBY

News | Minggu, 16 Maret 2014 | 20:29 WIB

Industri Tekstil Nasional Bisa Menjadi yang Terbesar di Dunia

Industri Tekstil Nasional Bisa Menjadi yang Terbesar di Dunia

Bisnis | Sabtu, 15 Maret 2014 | 12:16 WIB

Terkini

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:08 WIB

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:04 WIB

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:21 WIB

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:10 WIB

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:09 WIB

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:05 WIB

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:59 WIB

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:56 WIB

Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok

Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:38 WIB

×