Bisnis Hotel Tumbuh Pesat, Harga Tanah di Bali Rp1,5 Miliar per Are

Doddy Rosadi

Senin, 08 September 2014 | 14:30 WIB
Bisnis Hotel Tumbuh Pesat, Harga Tanah di Bali Rp1,5 Miliar per Are
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Gurihnya bisnis perhotelan telah membuat pesatnya pertumbuhan pembangunan hotel-hotel di kota-kota besar di Indonesia dalam dua tahun terakhir. Kota-kota besar khususnya dengan economic base wisata seperti Jakarta, Bali, dan Bandung menjadi incaran investor untuk beramai-ramai membangun hotel sebagai recurring income dalam portofolio mereka. Umumnya, hotel dengan tarif Rp300-600 ribu per malam menjamur di kota-kota tersebut.

Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch, Ali Tranghada mengatakan, hampir semua pengembang saat ini mulai melebarkan sayapnya ke bisnis perhotelan. Tidak hanya pengembang swasta melainkan banyak BUMN yang juga ikut bermain di pasar perhotelan sebagai bagian dari optimalisasi lahan yang ada. Namun tidak sedikit juga para pemain ‘dadakan’ yang mempunyai modal yang coba menjajal pasar hotel.

“Indonesia Property Watch sejak tahun lalu telah memberi market warning, khususnya di Bali dengan melihat kondisi harga tanah yang melejit dengan harga terendah saat ini mencapai Rp1,5-2 miliar per are (per seratus meter persegi) dan telah naik lebih kurang 35% -50% per tahun bahkan lebih. Di sisi lain tingkat hunian mengalami kemerosotan menjadi rata-rata 60%-an. Hal ini membuat para pemilik hotel mulai melakukan perang tarif. Room rate yang tadinya Rp. 600 ribu per malam telah terkoreksi menjadi Rp350 ribu per malam.Dengan kondisi yang ada diperkirakan tingkat investasi hotel menjadi tidak layak untuk bertahan untuk jangka panjang,” kata Ali dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (8/9/2014).

Ali mengatakan, bagi konsumen perang harga memang menjadi diuntungkan, namun secara investasi hal ini menjadi tidak sehat bagi industri perhotelan nasional. Setelah Bali menyusul perang tarif terjadi di Bandung, dan selanjutnya akan terjadi di Yogyakarta dan Solo. Saat ini paling tidak terdapat 8 hotel di Bandung dan 12 hotel di Bali yang siap dilego karena tidak sanggup bersaing dengan pasar persaingan yang ada.

“Indonesia Property Watch mendesak masing-masing pemda untuk tidak mengobral izin perhotelan tanpa melihat pasar yang ada. Moratorium penghentian izin hotel sebaiknya segera dilakukan oleh pemda setempat sebelum banyak korban berjatuhan,” ujarnya.

Di sisi lain pengembang perhotelan disarankan untuk membuat proyek yang memiliki konsep dan tidak bersaing frontal dengan pasar hotel biasa. Diferensiasi produk hotel berbentuk vila dapat menjadi pilihan dalam memenangkan persaingan. Selain itu daripada berperang di pasar hotel murah, celah pasar segmen atas masih menjanjikan karena saat ini belum jenuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tiap Tahun, Harga Tanah Naik 10-20 Persen

Tiap Tahun, Harga Tanah Naik 10-20 Persen

Bisnis | Jum'at, 16 Mei 2014 | 19:30 WIB

Terkini

Serapan Beras Bulog Pecahkan Rekor, Tembus 4,11 Juta Ton pada Awal Oktober

Serapan Beras Bulog Pecahkan Rekor, Tembus 4,11 Juta Ton pada Awal Oktober

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:39 WIB

Rumah TNI Jadi Markas Judol di Cijantung, Letkol Arman Ditahan Pomdam Jaya

Rumah TNI Jadi Markas Judol di Cijantung, Letkol Arman Ditahan Pomdam Jaya

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:37 WIB

5 Cara Mencegah Penularan Influenza A

5 Cara Mencegah Penularan Influenza A

Sumut | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:36 WIB

92 Persen Sampah Laut Berakhir di Pantai Indonesia, BRIN Dorong Pencegahan dari Daratan

92 Persen Sampah Laut Berakhir di Pantai Indonesia, BRIN Dorong Pencegahan dari Daratan

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Sikap Keras PDIP soal Ijazah Gibran: MK Sudah Buka Semua, Lebih Baik...

Sikap Keras PDIP soal Ijazah Gibran: MK Sudah Buka Semua, Lebih Baik...

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Cegah Stunting Tak Cukup dengan Edukasi, Keluarga Perlu Mandiri Pangan

Cegah Stunting Tak Cukup dengan Edukasi, Keluarga Perlu Mandiri Pangan

Jogja | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Dikira Lindas Polisi Tidur, Sopir Lansia Tabrak Bocah 5 Tahun hingga Tewas di Parkiran RSUDAM

Dikira Lindas Polisi Tidur, Sopir Lansia Tabrak Bocah 5 Tahun hingga Tewas di Parkiran RSUDAM

Lampung | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:27 WIB

Cara Menghemat Ruang Lemari Pakaian Tanpa Membuang Baju, Cukup Ganti Gantungan

Cara Menghemat Ruang Lemari Pakaian Tanpa Membuang Baju, Cukup Ganti Gantungan

Sumut | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Berawal Kenalan di TikTok, Mahasiswi UM Diduga Jadi Korban Percobaan Pemerkosaan Senior di Kos

Berawal Kenalan di TikTok, Mahasiswi UM Diduga Jadi Korban Percobaan Pemerkosaan Senior di Kos

Malang | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:22 WIB

Di Luar Ada Zombie, di Dalam Ada Pembunuh! Review Novel Murder at Shijinso

Di Luar Ada Zombie, di Dalam Ada Pembunuh! Review Novel Murder at Shijinso

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:20 WIB

×