BI Intervensi, Rupiah Menguat ke Posisi Rp12.500

Doddy Rosadi

Kamis, 18 Desember 2014 | 10:56 WIB
BI Intervensi, Rupiah Menguat ke Posisi Rp12.500
Ilustrasi: Rupiah. [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (18/12/2014) pagi bergerak menguat sebesar 129 poin ke posisi Rp12.538 dibandingkan sebelumnya di Rp12.667 per dolar Amerika.

Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan bahwa mata uang rupiah kembali melanjutkan apresiasinya seiring dengan intervensi di pasar sekunder.

"Bank Indonesia telah melakukan intervensi untuk menstabilkan rupiah dengan membeli kembali obligasi pemerintah yang telah dijual investor asing," katanya.

Di sisi lain, lanjut dia, penguatan mata uang rupiah terhadap dolar AS juga dipicu dari pernyataan Gubernur The Fed Janet Yellen yang akan bersabar untuk mulai menormalisasikan kebijakan moneternya. Sabar berarti kenaikan suku bunga diperkirakan tidak terjadi dalam waktu dekat, setidaknya untuk beberapa pertemuan berikutnya.

Ekonom Senior Mandiri Sekuritas Aldian Taloputra menambahkan bahwa pergerakan mata uang rupiah sudah mulai stabil terhadap dolar AS cukup stabil. Diharapkan, nilai tukar rupiah yang masih dalam area tren pelemahan dapat dimanfaatkan untuk mendorong ekspor.

"Dengan ekspor yang meningkat, dapat mengurangi defisit neraca perdagangan Indonesia ke depannya," katanya.

Menurut dia, tren melemahnya rupiah saat ini juga dinilai wajar menyusul cukup tingginya permintaan dolar AS menjelang akhir tahun untuk pembayaran utang atau mengirimkan hasil keuntungan.

"Secara historis, trem permintaan dolar AS akan tinggi pada kuartal II dan kuartal IV di setiap tahunnya, namun setelah itu mata uang rupiah akan kembali stabil," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rupiah Mulai Stabil, Indeks Saham Kembali Melesat

Rupiah Mulai Stabil, Indeks Saham Kembali Melesat

Bisnis | Kamis, 18 Desember 2014 | 10:19 WIB

Rupiah Melemah, Wapres: Bagus Untuk Ekspor

Rupiah Melemah, Wapres: Bagus Untuk Ekspor

Bisnis | Senin, 15 Desember 2014 | 14:04 WIB

Terkini

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 05:00 WIB

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

×