Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.957

Ganti Premium dengan Petralite, Menko Sofyan Ingatkan Pertamina

Laban Laisila, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 16 April 2015 | 18:02 WIB
Ganti Premium dengan Petralite, Menko Sofyan Ingatkan Pertamina
Penjualan bahan bakan minyak (BBM) di salah satu SPBU Kawasan Tanah Abang, Jakarta, Rabu (18/3). (Antara)

Suara.com - PT Pertamina (Persero) bakal merilis produk bahan bakar minyak (BBM) baru bernama Pertalite untuk menggantikan premium yang rencananya bakal diuji coba di SPBU jalan tol mulai Mei 2015.

Menanggapi rencana tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil menyambut baik dan sangat mendukung rencana Pertamina tersebut.

Meski pihaknya belum mendengar langsung tentang rencana Pertamina mengganti premium dengan bahan bakar baru.

"Sampai saat ini  saya belum mendengar rencana Pertamina tersebut. Tapi saya mendukung rencana tersebut, karena ini sesuai dengan tujuan pemerintah kan untuk menghilangkan BBM beradar oktan 88," katanya di Jakarta, Kamis (16/4/2015).

Tetapi, lanjut Sofyan, bukan hal yang mudah menggantikan premium oleh bahan bakar baru yang direncanakan tersebut, karena Indonesia memiliki keterbatasan kilang minyak dalam negeri untuk memproduksi BBM berkadar oktan tinggi.

Selain itu, selama ini masyarakat sudah tergantung dengan premium, jika ada BBM jenis baru, Pertamina harus mensosialisasikannya dengan tepat agar dapat diterima masyarakat.

"Sekarang belum bisa (hilangkan BBM) karena kilang minyak kita sudah tua. Tapi dengan menghapus Premium, Pertamina bisa cari harga yang lebih baik," tegas Sofyan.

Untuk diketahui,  Pertamina berencana mengeluarkan produk BBM dengan oktan di antara premium yang  beroktan 88 dan Pertamax beroktan 92. Harga BBM baru ini bakal lebih murah dari Pertamax.

Sebelumnya, Direktur Pemasaran Pertamina Ahmad Bambang mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya tengah menyiapkan sejumlah uji coba petralite yang nantinya akan dijual di wilayah Jawa, Madura, dan Bali.

Bambang memberi bocoran, produk BBM baru ini juga akan ditambahkan beberapa bahan adikif dan pewarna hingga kualiasnya lebih baik dibandingkan premium.

 "Jadi tenaga kendaraan yang dihasilkan setelah pakai produk ini akan lebih enteng," ujar Bambang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dorong Konversi BBM ke BBG, Menperin Usul SPBU Wajib Siapkan BBG

Dorong Konversi BBM ke BBG, Menperin Usul SPBU Wajib Siapkan BBG

Bisnis | Selasa, 14 April 2015 | 18:06 WIB

Terkini

Bikin Pusing Pengusaha, Mengapa Gas Industri Belakangan Ini Harganya Tinggi?

Bikin Pusing Pengusaha, Mengapa Gas Industri Belakangan Ini Harganya Tinggi?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 14:28 WIB

Dana Asing Rp449,83 M Minggat dari Pasar Saham di Sesi I, BBCA Banyak Dilepas

Dana Asing Rp449,83 M Minggat dari Pasar Saham di Sesi I, BBCA Banyak Dilepas

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 14:20 WIB

Telkom Perkuat Kepatuhan Regulasi dan Kapabilitas Pengambil Keputusan untuk Dorong Pertumbuhan

Telkom Perkuat Kepatuhan Regulasi dan Kapabilitas Pengambil Keputusan untuk Dorong Pertumbuhan

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ini Alasan Purbaya Ngotot Cari Utang lewat Panda Bond China

Ini Alasan Purbaya Ngotot Cari Utang lewat Panda Bond China

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 13:44 WIB

Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini Jadi Komisaris Pertamina Retail?

Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini Jadi Komisaris Pertamina Retail?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 13:33 WIB

Purbaya Endus Pegawai DJP Kongkalikong dengan Pengusaha soal Restitusi Pajak

Purbaya Endus Pegawai DJP Kongkalikong dengan Pengusaha soal Restitusi Pajak

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 13:22 WIB

Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU

Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 13:19 WIB

Temukan Indikasi Bau Solar pada Minyakita, Dirut Bulog Instruksikan Penarikan Produk PT KMR

Temukan Indikasi Bau Solar pada Minyakita, Dirut Bulog Instruksikan Penarikan Produk PT KMR

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 13:15 WIB

IHSG Merana Anjlok Hampir 1%, Saham Perbankan Jadi Pemberat

IHSG Merana Anjlok Hampir 1%, Saham Perbankan Jadi Pemberat

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 13:10 WIB

Jabatan Komisaris BUMN Disorot, Gaji Ade Armando 33 Kali Lipat UMR Jakarta

Jabatan Komisaris BUMN Disorot, Gaji Ade Armando 33 Kali Lipat UMR Jakarta

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 12:55 WIB

×