Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Dorong Konversi BBM ke BBG, Menperin Usul SPBU Wajib Siapkan BBG

Siswanto | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Selasa, 14 April 2015 | 18:06 WIB
Dorong Konversi BBM ke BBG, Menperin Usul SPBU Wajib Siapkan BBG
Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil dan Menteri Perindustrian Saleh Husin di KPK [suara.com/Oke Atmaja]
Menteri Perindustrian Saleh Husin mengusulkan untuk mendorong penggunaan energi, selain bahan bakar minyak. Saleh meminta pemerintah untuk mewajibkan setiap SPBU harus menyediakan Bahan Bakar Gas.

Hal ini dinilai sangat penting untuk mendorong program konversi dari BBM ke BBG sehingga upaya Kementerian Perindustrian mendorong para pabrikan otomotif di dalam negeri membuat kendaraan berbahan bakar gas efektif.

"Selama ini kan kita selalu berteriak-teriak untuk berhemat energi terutama penggunaan BBM. Terus didorong untung menggunakan BBG, tapi infrastrukturnya belum memadai makanya harus ada perubahan. Jangan sampai kita paksa industri otomotif untuk buat converter kit tapi isinya di mana, jangan sampai busnya mau isi di Pandeglang bagaimana," katanya dalam seminar bertajuk Arah Kebijakan Energi Indonesia, Selasa (14/4/2015).

Oleh karena itu, lanjut dia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral diminta mewujudkan hal ini sehingga mempermudah masyarakat untuk beralih ke BBG.

"Selama ini masyarakat belum mau karena tempat pengisiannya yang jauh. jadi Kita minta menteri ESDM untuk mewajibkan untuk menyediakan SPBG sehingga harganya tidak terlalu mahal, kalau di wajibkan menteri ESDM maka semua harus sediakan. Masyarakat juga akan tertarik karena lebih mudah dapatnya," katanya.

Menteri Energi Sumber Daya Mineral Sudirman Said mengatakan sinergi antara Pertamina dan PGN semakin erat. Kedua BUMN sektor energi tersebut kompak mengembangkan stasiun pengisian bahan bakar gas (SPBG) yang berbasis di SPBU milik Pertamina di Jabodetabek.

"Pertamina dan PGN yang makin hari makin mesra, siapkan 50 SPBG di tempat SPBU-nya Pertamina," kata Sudirman.

Ia mengatakan bila sinergi ini terus dikembangkan maka penyediaan BBG makin ekonomis. Misalnya bila seluruh SPBU di Jakarta wajib sediakan BBG, termasuk Surabaya, Medan, Makassar.

Pertamina dan PGN dibuktikan dengan sinergi di dalam penyediaan gas untuk angkutan umum. Pertamina dan PGN akan membangun SPBG di wilayah Jabodetabek.

Tahap awal, PGN mengidentifikasi 73 SPBU di Jakarta yang bisa dikembangkan untuk ditambahkan dispenser SPBG. Lokasi 73 SPBU tersebut berada sekitar satu kilometer dari jaringan pipa gas milik PGN.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sebentar Lagi, Kereta Api dan Kapal Indonesia Tak Gunakan Solar

Sebentar Lagi, Kereta Api dan Kapal Indonesia Tak Gunakan Solar

Bisnis | Kamis, 19 Februari 2015 | 05:50 WIB

Pertamina Bangun 7 MRU untuk Pengisian BBG

Pertamina Bangun 7 MRU untuk Pengisian BBG

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2015 | 09:46 WIB

Terkini

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:40 WIB

Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?

Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:30 WIB

Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?

Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:18 WIB