Kelola Blok Mahakam, Pertamina Siapkan Rp33 Triliun Per Tahun

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 19 Juni 2015 | 14:00 WIB
Kelola Blok Mahakam, Pertamina Siapkan Rp33 Triliun Per Tahun
Direktur Utama PT. Pertamina Dwi Soetjipto beserta jajaran direksi menggelar jumpa pers di Jakarta, Selasa (17/2). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral resmi memutuskan PT. Pertamina (Persero) mengelola Blok Mahakam dengan porsi saham 70 persen. Sedangkan 30 persen saham akan diberikan oleh PT. Total E&P Indonesie dan Inpex sebagai operator pengelola terdahulu.

Pertamina sudah siap mengucurkan dana investasi sekitar 2,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp33 triliun per tahun untuk mengelola Blok Mahakam.

“Jadi, kira-kira perkirakan investasi tersebut sekitar Rp33 triliun per tahun, itu perkiraan kami setelah keputusan pemerintah," kata Direktur Utama PT Pertamina Dwi Soetjipto saat ditemui di kantor Kementerian ESDM, Jumat (19/6/2015).

Menurut Dwi anggaran Rp33 triliun nantinya bukan hanya untuk pengoperasian, juga sekaligus untuk anggaran eksplorasi Blok Mahakam.

“Anggaran itu bukan hanya untuk pengoperasian saja, kegiatan-kegiatan investasi yang dilakukan baik drilling blok yang ada maupun ekspansi terhadap kawasan yang belum tereksplorasi, ini kita lakukan. Sehingga kita berharap bisa menemukan cadangan baru di sekitar blok,” kata dia.

Lebih lanjut, Dwi menjelaskan Pertamina telah merancang beberapa aktivitas yang akan dilakukan sebelum mengelola Blok Mahakam pada 1 Januari 2018. Hal tersebut bertujuan agar Pertamina mampu meningkatkan cadangan minyak nasional melalui pengelolaan Blok Mahakam tersebut.

“Kita kan diberi waktu satu tahun sebelum masuk ke masa transisi nah ini akan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Pertamina juga sudah siap dari segi manapun termasuk finansial. Jadi harus kita persiapkan secara matang. Seperti SDM-nya, pembenahan keuangan, kontrak-kontraknya agar berjalan mulus,” kata dia.

Rencananya, pengalihan operator ladang minyak di Kalimantan Timur tersebut akan melalui masa transisi sekitar satu tahun sebelum masa kontrak berakhir di akhir 2017.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Masa Transisi Blok Mahakam Mulai 1 Januari 2016

Masa Transisi Blok Mahakam Mulai 1 Januari 2016

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2015 | 13:18 WIB

Pertamina Kelola Porsi Saham Blok Mahakam 70 Persen

Pertamina Kelola Porsi Saham Blok Mahakam 70 Persen

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2015 | 12:51 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×