Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.620.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.905

Pengamat: Harga Minyak USD 60 Perbarrel di RAPBN 2015 Ketinggian

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 21 Agustus 2015 | 06:10 WIB
Pengamat: Harga Minyak USD 60 Perbarrel di RAPBN 2015 Ketinggian
Ilustrasi instalasi sumur minyak di Stasiun Pengumpul (SP) Subang milik PT Pertamina EP di Desa Cidahu, Kabupaten Subang, Jawa Barat. [Antara/Widodo S Jusuf]

Suara.com - Analis perekonomian dari Universitas Gajah Mada, Tony Prasetiantono menilai asumsi makro di Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negera (RAPBN) 2015 sebaiknya direvisi. Sebab terlalu tinggi.

Sebab tren harga minyak dunia, menurut analisa komisaris independen Bank Permata itu akan terus menurun. Ini disebabkan oleh ditemukannya energi baru non-konvensional shale oil di Amerika Serikat. Biaya produksinya murah, kata Tony.

Shale oil ini diproduksi dari sedimentasi organik di bebatuan yang kaya kandungan kerogen. Shale oil ini bisa menghasilkan minyak mentah, minyak tanah, dan solar.

"Kalau RAPBN 2015 asumsinya 60 dolar perbarrel, itu ketinggian. Itu harus direvisi," kata Tony di Kantor Bank Permata Jakarta, Kamis (20/8/2015).

Hanya saja penurunan minyak dunia menguntungkan Indonesia. Sebab Indonesia masih mengandalkan impor untuk memenuhi konsumsi dalam negeri.

"Sehari impor 650 ribu barrel. Jadi makin murah belinya," kata dia.

Saat ini harga minyak dunia dipatok di kisaran 41 dolar AS perbarel. Harga ini diprediksi akan turun.

Sementara ada kerugian ketika harga minyak dunia terus jatuh. Ini akan mempengaruhi harga batubara. Indonesia sebagai eksportir batubara terbesar.

"Harga batubara akan turun," kata dia.

Sebelumnya, asumsi makro yang dicanangkan dalam RAPBN 2016, pertumbuhan ekonomi dipatok sebesar 5,5 persen, laju inflasi 4,7 persen, nilai tukar rupiah Rp 13.400 perdollar AS, suku bunga Surat Perbendaharaan Negara (SPN) 3 bulan sebesar 5,5 persen, harga minyak mentah Indonesia 60 dollar AS perbarrel, sertaproduksi minyak dan gas bumi mencapai 1,985 juta barel setara minyak per hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pasokan AS Meningkat, Harga Minyak Dunia Turun ke Titik Terendah

Pasokan AS Meningkat, Harga Minyak Dunia Turun ke Titik Terendah

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2015 | 08:47 WIB

Target Pertumbuhan Ekonomi Jokowi Bisa Timbulkan Ketidakpercayaan

Target Pertumbuhan Ekonomi Jokowi Bisa Timbulkan Ketidakpercayaan

News | Sabtu, 15 Agustus 2015 | 21:50 WIB

Jokowi Diingatkan Dana Desa Rawan Korupsi

Jokowi Diingatkan Dana Desa Rawan Korupsi

News | Sabtu, 15 Agustus 2015 | 14:16 WIB

Anggota Komisi XI DPR Puji Alokasi Anggaran Desa Besar

Anggota Komisi XI DPR Puji Alokasi Anggaran Desa Besar

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2015 | 12:54 WIB

Harga Minyak Dunia Ditutup Naik Tipis

Harga Minyak Dunia Ditutup Naik Tipis

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2015 | 07:06 WIB

Tutupi Defisit Anggaran, Pemerintah Cari Utang Berbunga Rendah

Tutupi Defisit Anggaran, Pemerintah Cari Utang Berbunga Rendah

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2015 | 19:10 WIB

Tutupi Defisit APBN 2016, Jokowi Cari Utang Rp273,2 Triliun

Tutupi Defisit APBN 2016, Jokowi Cari Utang Rp273,2 Triliun

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2015 | 18:41 WIB

Jokowi Patok Pertumbuhan 5,5 persen, DPR: Ini Muluk-muluk

Jokowi Patok Pertumbuhan 5,5 persen, DPR: Ini Muluk-muluk

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2015 | 18:20 WIB

Tahun 2016, Jokowi Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 5,5 Persen

Tahun 2016, Jokowi Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 5,5 Persen

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2015 | 17:24 WIB

DPR Tegaskan Perannya Dalam Politik Luar Negeri Indonesia

DPR Tegaskan Perannya Dalam Politik Luar Negeri Indonesia

DPR | Jum'at, 14 Agustus 2015 | 18:00 WIB

Terkini

Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB

Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar

Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:19 WIB

Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok

Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:47 WIB

Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong

Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:18 WIB

IHSG Ambles 4,55% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp486 Triliun

IHSG Ambles 4,55% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp486 Triliun

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:31 WIB

60% Anak Muda Terkendala Modal Usaha

60% Anak Muda Terkendala Modal Usaha

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:01 WIB

Produk Tembakau Alternatif Ramai Digunakan, Edukasi Jadi Sorotan

Produk Tembakau Alternatif Ramai Digunakan, Edukasi Jadi Sorotan

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:51 WIB

Konsep Baru Transmigrasi, Mentrans Dorong Apartemen dan Rumah Susun untuk Pendatang

Konsep Baru Transmigrasi, Mentrans Dorong Apartemen dan Rumah Susun untuk Pendatang

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:18 WIB

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:08 WIB

×