Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.908

Mengenal Material Rangka dan Atap Kanopi

Angelina Donna

Minggu, 30 Agustus 2015 | 06:45 WIB
Mengenal Material Rangka dan Atap Kanopi
Ilustrasi kanopi (shutterstock)

Kanopi bisa diartikan sebagai benda dari kain atau logam yang dibangun sebagai penutup bagian atas ruangan di bawah atap. Biasanya dipasang untuk memberikan keteduhan pada area tertentu di rumah, seperti di area taman atau teras.

Membangun kanopi merupakan salah satu trik bagi orang yang tinggal di daerah beriklim tropis agar dapat terhindar dari panas matahari dan hujan ketika sedang berada di luar rumah. Kanopi membuat kegiatan bersantai di teras atau taman menjadi lebih nyaman.

Namun sebelum Anda membangun kanopi, ada baiknya Anda mengetahui berbagai material rangka dan penutup atau atap kanopi agar Anda bisa menentukan kanopi seperti apa yang Anda inginkan.

Material Rangka Kanopi

1. Stainless Steel

Stainless steel memiliki sifat yang kuat dan anti karat, sehingga lebih mudah merawatnya. Kekurangannya ialah harga yang mahal dan teknik pemasangannya cukup tumit, tetapi kanopi Anda akan tampak elegan dengan bahan stainless steel.

2. Pipa Besi

Harga rangka kanopi dari bahan pipa besi lebih murah dibandingkan stainless steel. Namun Anda harus melakukan perawatan rutin dengan pengecatan anti karat berjenis zinchromate agar kanopi Anda tetap awet.

3. Baja Ringan

Baja ringan memiliki bentuk batangan sehingga memudahkan pemasangan rangka yang diinginkan. Material baja ringan yang kuat dan anti karat tidak membutuhkan perawatan yang ekstra.

Material Atap Kanopi

1. Polikarbonat

Sinar matahari dapat menembus material polikarbonat sehingga dapat menjadi pilihan bagi Anda yang ingin bersantai dengan sedikit cahaya matahari. Namun, Anda perlu lakukan pembersihan rutin karena bahan ini cepat kotor oleh debu dan jamur.

2. Membrane

Membrane dijual dalam bentuk yang tipis dengan macam-macam warna. Walaupun tipis, membrane tidak mudah robek dan kuat terhadap cuaca ekstrim.

3. Zincalume

Zincalume ialah bahan sejenis seng yang terbuat dari baja lapis. Zincalume tahan terhadap panas sehingga area bawah kanopi akan terasa lumayan sejuk. Selain itu, bahan ini juga cukup kuat dan tidak mudah kotor.

4. Kaca

Penutup kanopi dari bahan kaca akan membuat kanopi rumah tampak lebih mewah. Namun, kekurangannya ialah kaca rawan pecah dan memerlukan perawatan rutin agar selalu tampil bersih.

Published by

Suara.com - BERITA MENARIK LAINNYA: 

Setahun Jadi Artis, Barang-barang Ini Mampu Dibeli Duo Serigala

Studi: Teman yang Terlalu Sopan Akan Mengkhianati Anda

Koki Ini Memang Cantik, Tapi Kue Buatannya Bikin Bergidik

Instagram Hadirkan Format Foto "Portrait" dan "Landscape"

9 Akal Anak Kosan Saat Duit Telah Menipis

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tips Merawat Taman Rumah Bergaya Tropis

Tips Merawat Taman Rumah Bergaya Tropis

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2015 | 06:59 WIB

Terkini

Melon 'Berwajah' Pejuang di Sleman, Cara Petani Muda Rayakan Kemerdekaan

Melon 'Berwajah' Pejuang di Sleman, Cara Petani Muda Rayakan Kemerdekaan

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:01 WIB

Pemerintah Bidik Pajak Kontrakan: Ancaman Baru bagi Hunian Terjangkau

Pemerintah Bidik Pajak Kontrakan: Ancaman Baru bagi Hunian Terjangkau

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:00 WIB

Diduga Ada Siswi Tertabrak di Jurangmangu, KRL Palmerah-Rangkasbitung Alami Gangguan

Diduga Ada Siswi Tertabrak di Jurangmangu, KRL Palmerah-Rangkasbitung Alami Gangguan

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:59 WIB

Mensesneg Buka Suara soal Isu Reshuffle Kabinet Jelang 17 Agustus

Mensesneg Buka Suara soal Isu Reshuffle Kabinet Jelang 17 Agustus

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:58 WIB

Promo Khusus KPR Renovasi BRI dengan Suku Bunga Spesial

Promo Khusus KPR Renovasi BRI dengan Suku Bunga Spesial

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:57 WIB

Stok Beras Bulog Capai 5,25 Juta Ton, Tersebar di Berbagai Gudang Indonesia

Stok Beras Bulog Capai 5,25 Juta Ton, Tersebar di Berbagai Gudang Indonesia

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:57 WIB

Viral ASN PPPK Paruh Waktu DPUTR Bandung Barat Live TikTok, Singgung Fee Proyek

Viral ASN PPPK Paruh Waktu DPUTR Bandung Barat Live TikTok, Singgung Fee Proyek

Jabar | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:56 WIB

Tak Perlu Transit, TransNusa Buka Penerbangan Langsung Jakarta-Bangkok 2 Kali Sehari

Tak Perlu Transit, TransNusa Buka Penerbangan Langsung Jakarta-Bangkok 2 Kali Sehari

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:55 WIB

WALHI: Sebutan "Bencana Alam" Tak Boleh Menutupi Kerusakan Ekologis

WALHI: Sebutan "Bencana Alam" Tak Boleh Menutupi Kerusakan Ekologis

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:55 WIB

Studi Ungkap Dampak Penuaan Mikroplastik terhadap Polutan di Tanah

Studi Ungkap Dampak Penuaan Mikroplastik terhadap Polutan di Tanah

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:55 WIB

×