Pembangunan LRT dan MRT Akan Tingkatkan Ekonomi Surabaya 7 Persen

Adhitya Himawan

Selasa, 09 Februari 2016 | 14:23 WIB
Pembangunan LRT dan MRT Akan Tingkatkan Ekonomi Surabaya 7 Persen
Presiden Joko Widodo didampingi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta M. Nasir meninjau pengerjaan proyek terowongan mass rapid transit (MRT) di Senayan, Jakarta, Kamis (8/10). [Antara]

Suara.com - Pakar statistik Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Kresnayana Yahya, menjelaskan penggunaan angkutan massal dalam kota berbasis rel, yakni Light Rapid Transit (LRT) dan Mass Rapid Transit (MRT), akan meningkatkan perekonomian Surabaya sebesar 7 persen.

"Pemerintah Kota Surabaya memang gencar mengembangkan angkutan massal dalam kota berbasis rel dengan alternatif LRT dan MRT, jika kereta cepat itu diwujudkan, maka perekonomian Surabaya diprediksi akan meningkat hingga tujuh persen," katanya di Surabaya, Selasa (9/2/2016).

Pendiri jurusan statistik di ITS Surabaya itu mengatakan untuk meningkatkan perekonomian Surabaya, maka membutuhkan beberapa cara, di antaranya peningkatan marketing dan sosialisasi kepada masyarakat.

Sosialisasi untuk masyarakat itu terutama masyarakat yang kurang memahami terkait pengembangan angkutan massal, serta peningkatan kesadaran masyarakat untuk menggunakan angkutan massal.

"Penggunaan LRT ini dimaksudkan juga untuk mengurai kemacetan karena lebih dari 60 persen kendaraan yang beroperasi di Surabaya adalah sepeda motor, sedangkan sisanya menggunakan roda empat, sehingga pengaktifan jalur trem dan pembangunan LRT akan menyerap potensi penumpang yang menggunakan kendaraan pribadi," jelasnya.

Ia menyarankan rute LRT maupun MRT harus saling terhubung untuk memenuhi kebutuhan warga dalam mobilitas karena tujuan utamanya guna mengurangi kemacetan, jika akses yang ditawarkan pemerintah ini tidak saling terhubung maka masyarakat juga enggan menggunakannya.

"Pembangunan LRT yang diprediksi memakan biaya sekitar Rp8 triliun ini memang dibilang mahal pada tahap awal, namun untuk investasi jangka panjang, maka penghematan menjadi luar biasa hingga 30 persen dari 'cost' selama ini sekitar Rp2 triliun," tuturnya.

Penghematan tersebut, lanjutnya, bisa terjadi pada daerah yang akan dilalui rute LRT atau MRT karena mendapat kemudahan akses, apalagi dibangun toko atau pusat perbelanjaan di area rute LRT atau MRT oleh pemerintah maupun investor sebagai pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

"Jika akses ini terwujud, maka akses orang maupun kantor dari luar Surabaya, seperti Sidoarjo, Gresik, maupun Pasuruan akan beralih masuk ke Surabaya, sedangkan untuk produksinya bisa menetap di luar Surabaya. Hal inilah yang dinamakan penataan ruang kota," terangnya.

Selain itu, tambahnya, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Surabaya, maka koneksi internet juga harus menunjang karena kapasitas pengguna internet pun semakin besar dengan penetrasi "smartphone" yang semakin tinggi.

Bahkan, sepanjang tahun lalu, "smartphone" masih tumbuh, meski rata-rata harga jualnya turun.

"Koneksi internet diperbaiki, maka Surabaya akan menjadi smart city, kemudian diprediksi selama setahun hingga dua tahun, Surabaya akan menjadi sentral Asia Tenggara dan akan menjadi kota yang dilirik oleh investor internasional untuk mendirikan kantor cabangnya di Surabaya," tandasnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

3 Wakil Rakyat Pesta Sabu di Kamar Hotel Surabaya Bikin Nama Indonesia Tercoreng

3 Wakil Rakyat Pesta Sabu di Kamar Hotel Surabaya Bikin Nama Indonesia Tercoreng

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Target 8% Buyar, Ekonomi Indonesia Diramal Hanya Mentok di Level 5,2%

Target 8% Buyar, Ekonomi Indonesia Diramal Hanya Mentok di Level 5,2%

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 12:49 WIB

DPR Sahkan RUU APBN 2027 di Paripurna: Pertumbuhan Ekonomi 6%, Defisit 2,4% PDB

DPR Sahkan RUU APBN 2027 di Paripurna: Pertumbuhan Ekonomi 6%, Defisit 2,4% PDB

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 11:25 WIB

Pertumbuhan Ekonomi 8% Hanya Mimpi Jika Industri Manufaktur Lesu

Pertumbuhan Ekonomi 8% Hanya Mimpi Jika Industri Manufaktur Lesu

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 18:08 WIB

Studi: Air Hujan Surabaya Terkontaminasi Mikroplastik, Pakis Gelora Tertinggi

Studi: Air Hujan Surabaya Terkontaminasi Mikroplastik, Pakis Gelora Tertinggi

News | Jum'at, 25 September 2026 | 17:15 WIB

Suahasil Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Lebihi 5,5% di Q3-Q4 2026

Suahasil Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Lebihi 5,5% di Q3-Q4 2026

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 16:17 WIB

Menkeu Suahasil Mau RI Belajar dari Korea Selatan demi Jadi Negara Maju

Menkeu Suahasil Mau RI Belajar dari Korea Selatan demi Jadi Negara Maju

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 15:17 WIB

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:32 WIB

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:32 WIB

Purbaya Kritik Kondisi Ekonomi era Jokowi, Dianggap Lebih Lambat Ketimbang SBY

Purbaya Kritik Kondisi Ekonomi era Jokowi, Dianggap Lebih Lambat Ketimbang SBY

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:13 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×