Penyebab Daya Beli Petani Turun di Musim Panen

Pebriansyah Ariefana | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Jum'at, 01 April 2016 | 12:09 WIB
Penyebab Daya Beli Petani Turun di Musim Panen
Presiden Joko Widodo mengobrol dengan petani saat berkunjung ke Bendungan Jatigede. (Laily/Biro Pers/Setpres)

Suara.com - Kepala Badan Pusat Statistik Suryamin melaporkan Maret 2016 Nilai Tukar Petani mengalami penurunan jika dibandingkan bulan sebelumnya atau dari 102,23 pada Febuari 2016 atau lebih kecil dibanding NTP Februari 2016 sebesar 101,32.

"Menariknya itu, kan bulan ini sudah memasuki masa panen, tapi NTP malah turun, daya beli petani juga turun. Ini karena ada inflasi yang lebih besar di desa dibandingkan di perkotaan," kata Suryamin saat ditemui di kantornya, Jumat (1/4/2016).

Menurutnya, inflasi di pedesaan bisa lebih ekstrem dibandingkan dengan di kota. Sehingga pemerintah harus bisa meredam inflasi yang ada di kota-kota besar agar daya beli di kawasan desa tidak menurun.

"Kalau di kota inflasinya 0,90 persen di desanya itu bisa sampai 0,95 persen. Karena sumbernya dari desa semua. Makanya harus bisa di redam ini," katanya.

Selain itu, menurunya daya beli petani lantaran harga jual gabah kering yang mengalami penurunan di tingkat petani.

"Ada penurunan harga 9,76 persen menjadi Rp4.783 per kilogram. Sedangkan gabah kering giling juga mengalami penurunan sebesar 4,39 persen menjadi Rp5.501 per kilogram. Makanya daya beli petani juga mengalami penurunan meski masuk masa panen," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nilai Tukar Petani Maret 2016 Turun 0,89 Persen

Nilai Tukar Petani Maret 2016 Turun 0,89 Persen

Bisnis | Jum'at, 01 April 2016 | 11:19 WIB

Sensus Ekonomi, BPS Gaet 350 ribu Pegawai Kontrak

Sensus Ekonomi, BPS Gaet 350 ribu Pegawai Kontrak

Bisnis | Jum'at, 18 Maret 2016 | 12:41 WIB

Mulai Mei, BPS Gelar Sensus Ekonomi 2016

Mulai Mei, BPS Gelar Sensus Ekonomi 2016

Bisnis | Jum'at, 18 Maret 2016 | 11:41 WIB

Ke Jatigede, Jokowi 15 Menit Ngobrol di Sawah dengan Petani

Ke Jatigede, Jokowi 15 Menit Ngobrol di Sawah dengan Petani

News | Kamis, 17 Maret 2016 | 13:52 WIB

Mentan: Petani Gagal Panen Akan Diasuransikan

Mentan: Petani Gagal Panen Akan Diasuransikan

News | Kamis, 17 Maret 2016 | 07:37 WIB

Bupati Pringsewu Lampung Desak Pemerintah Batasi Impor Tembakau

Bupati Pringsewu Lampung Desak Pemerintah Batasi Impor Tembakau

Bisnis | Kamis, 17 Maret 2016 | 05:16 WIB

Harga Komoditas Anjlok, Pemerintah Bantu Petani Karet

Harga Komoditas Anjlok, Pemerintah Bantu Petani Karet

Bisnis | Jum'at, 04 Maret 2016 | 16:17 WIB

Harga Komoditas Anjlok, Pemerintah Bantu Petani Karet

Harga Komoditas Anjlok, Pemerintah Bantu Petani Karet

Bisnis | Jum'at, 04 Maret 2016 | 16:17 WIB

Harga Grosir Turun 0,07 Persen di Februari 2016

Harga Grosir Turun 0,07 Persen di Februari 2016

Bisnis | Selasa, 01 Maret 2016 | 19:52 WIB

Produksi Padi Tahun 2015 Naik,6,73 Persen Dibanding 2014

Produksi Padi Tahun 2015 Naik,6,73 Persen Dibanding 2014

Bisnis | Selasa, 01 Maret 2016 | 18:15 WIB

Terkini

BI: Bukan Dibatasi, Transaksi di Atas 50 Ribu Dolar AS Wajib Dokumen

BI: Bukan Dibatasi, Transaksi di Atas 50 Ribu Dolar AS Wajib Dokumen

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 09:27 WIB

Menhub Klaim Antrean Kendaraan di Gilimanuk Kini Hanya 8 KM

Menhub Klaim Antrean Kendaraan di Gilimanuk Kini Hanya 8 KM

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 09:20 WIB

Bank Mandiri Pastikan Livin Siaga 24 Jam Jelang Lebaran 2026, Transaksi Nasabah Dijamin Lancar

Bank Mandiri Pastikan Livin Siaga 24 Jam Jelang Lebaran 2026, Transaksi Nasabah Dijamin Lancar

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 09:20 WIB

TelkomGroup Lepas Ribuan Pemudik dalam Program Mudik Gratis 2026

TelkomGroup Lepas Ribuan Pemudik dalam Program Mudik Gratis 2026

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 09:12 WIB

PT LAM Buka Lowongan Kerja Besar-besaran Usai Lebaran, Lulusan SMA/SMK Bisa Lamar

PT LAM Buka Lowongan Kerja Besar-besaran Usai Lebaran, Lulusan SMA/SMK Bisa Lamar

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 09:03 WIB

Daftar Harga Emas Batangan di Pegadaian Hari Ini, Rabu 18 Maret 2026

Daftar Harga Emas Batangan di Pegadaian Hari Ini, Rabu 18 Maret 2026

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 08:58 WIB

Libur Lebaran, Tren Liburan Kapal Pesiar Mewah Jadi Primadona Baru

Libur Lebaran, Tren Liburan Kapal Pesiar Mewah Jadi Primadona Baru

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 08:53 WIB

Bank Indonesia: Kredit Nganggur Masih Tinggi, Nilainya Tembus Rp2.536 Triliun

Bank Indonesia: Kredit Nganggur Masih Tinggi, Nilainya Tembus Rp2.536 Triliun

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 08:45 WIB

Anggaran 2026 Efisiensi Ekstrem Imbas Defisit, Dana Program-program Ini Tetap Aman

Anggaran 2026 Efisiensi Ekstrem Imbas Defisit, Dana Program-program Ini Tetap Aman

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 08:43 WIB

Danantara Buka Pendaftaran Gelombang II Proyek Listrik Tenaga Sampah

Danantara Buka Pendaftaran Gelombang II Proyek Listrik Tenaga Sampah

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 08:26 WIB