Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.343,711
LQ45 630,859
Srikehati 307,881
JII 380,533
USD/IDR 17.914

Cara Menabung dari Penghasilan Tidak Tetap

Ririn Indriani

Selasa, 31 Mei 2016 | 08:35 WIB
Cara Menabung dari Penghasilan Tidak Tetap
Ilustrasi menabung, investasi. (Shutterstock)

Suara.com - Anda yang bekerja sebagai karyawan maupun yang berprofesi sebagai wiraswasta, kerap kali mengalami masalah ketika penghasilan menjadi tidak tetap. Rata-rata karyawan seperti pegawai negeri atau BUMN mungkin bisa dibilang selalu mendapat gaji tetap setiap bulannya.

Namun, karyawan yang bekerja di bidang tertentu seperti tenaga marketing dan juga karyawan yang bekerja di hotel dan tempat wisata misalnya, akan mendapat penghasilan tambahan dari service charge yang mereka lakukan.

Memiliki penghasilan yang tetap maupun tidak tetap sepertinya tidak menjadi alasan yang membuat Anda sulit untuk menabung, apalagi yang memiliki penghasilan tidak tetap. Menabung dan memiliki dana darurat sangat diperlukan agar bisa mengatur keuangan Anda yang berpenghasilan tidak tetap, setidaknya memang membutuhkan sedikit perhitungan agar kebutuhan yang begitu banyaknya bisa terpenuhi walaupun penghasilan Anda fluktuatif.

Dengan begitu, akan terlihat dengan jelas, berapa jumlah uang yang harus Anda tabung atau jadikan dana darurat dan mana yang akan digunakan untuk membayar kebutuhan wajib lainnya. Berikut ada beberapa cara untuk memperhitungkan keuangan yang berpenghasilan tidak tetap:

1. Tentukan Tujuan Menabung dan Tentukan Jumlahnya
Setiap orang ingin menabung dengan berbagai tujuan. Untuk Anda yang berpenghasilan tidak tetap, tentukan tujuan menabung dan berapa jumlah uang yang diperlukannya.

Sebagai contoh, jika ingin memiliki tabungan yang tidak diganggu dengan jumlah lima kali biaya hidup bulanan ke depan. Jika biaya rata-rata per bulan adalah 2 juta, maka lima kali dana yang perlu dikumpulkan dalam bentuk tabungan tersebut adalah 10 juta. Setelah menghitungnya, pastikan dana untuk tabungan tersebut terkumpul sesuai rencana.

2. Pastikan Berapa Biaya Pengeluaran Tiap Bulannya
Biaya pengeluaran adalah hal yang merupakan kewajiban atau juga tidak terlalu wajib yang harus dikeluarkan setiap bulannya. Silakan memperkirakan pengeluaran apa saja yang sekiranya wajib dan pengeluaran mana yang sebenarnya tidak wajib dikeluarkan.

Setelah berhitung, jika ternyata biaya pengeluaran sebenarnya tersisa dari total pengeluaran sebelumnya, maka Anda bisa lebih berhemat dengan hanya menggunakan dana yang telah diperhitungkan barusan. Sisa dari uang pengeluaran tersebut juga bisa Anda tabung. Belajarlah untuk mengeluarkan biaya yang memang wajib saja, hiduplah dengan lebih hemat.

3. Pertahankan jumlah minimal untuk ditabung
Karena penghasilan yang didapat tidak tetap, maka dana yang Anda miliki terkadang tidak sama jumlahnya di setiap bulan. Cara yang dilakukan adalah sama saja, Anda menghitung pengeluaran wajib, lalu jika bulan pertama ternyata menerima pendapatan yang lebih tinggi dari rata-rata pendapatan bulanan, Anda bisa menabungkan seluruh sisanya dalam jumlah yang lebih besar.

Sebaliknya, saat penghasilan Anda ternyata di bawah rata-rata setiap bulannya, maka menabunglah sesuai hitungan yang sudah dilakukan sebelumnya, tidak masalah jika jumlahnya sedikit, karena mungkin terbantu pada saat Anda menyisihkan dana ketika penghasilan meningkat.

4. Membuat Post Terpisah Agar Lebih Disiplin
Setelah memperhitungkan berapa yang akan ditabungkan, berapa jumlah kebutuhan hidup ke depannya, maka Anda perlu membuat Amplop terpisah. Maksud amplop di sini adalah post uang yang memang digunakan untuk membayar pengeluaran, untuk sekolah dan kebutuhan lainya harus dipisahkan dengan tabungan dana cadangan ini.

Hiduplah dengan disiplin dan tanamkan pada diri sendiri bahwa dana tersebut adalah untuk membantu Anda di masa yang akan datang. Jadi, sebaiknya tidak digunakan untuk keperluan yang bersifat wajib. Jika Anda menyimpannya di Bank, buatlah ATM khusus untuk menyimpan dan menarik uangnya saat benar-benar dibutuhkan.

5. Memiliki Usaha Sampingan yang menjanjikan
Jika ingin memiliki penghasilan yang lebih di luar penghasilan bekerja, maka Anda bisa mulai memikirkan untuk memiliki usaha sampingan yang menjanjikan. Usaha ini harus bisa dilakukan saat di luar jam kantor.

Carilah usaha yang mudah dimulai dan mudah juga untuk menemukan marketnya, seperti menjual makanan. Bila perlu, ajak salah satu anggota keluarga untuk mengelola usaha tersebut saat Anda berada di jam kerja. Dengan begitu, tidak menutup kemungkinan setiap bulannya Anda akan menerima penghasilan tambahan. Meski belum besar penghasilannya, tapi bisa dicadangkan untuk tabungan.

6. Tingkatkan Produktivitas Anda
Untuk bekerja sekaligus menjadi pengusaha agar mendapat penghasilan tambahan di luar kantor, tentunya Anda dituntut untuk lebih aktif dan meningkatkan produktifitas dalam bekerja. Dengan begitu, mungkin saja Anda akan lebih cepat dipromosikan untuk naik jabatan ke bidang pekerjaan yang penghasilannya tetap. Setelah itu, usahakan antara pekerjaan dan usaha sampingan berjalan seimbang, maka dana cadangan yang dikumpulkan bisa lebih meningkat.

Baca juga artikel Cermati lainnya:

Jangan Bayar Uang Muka KPR dengan KTA! Ini Efek Buruknya

Manfaat Menggunakan Asuransi KTA dan Cara Mendaftarnya

8 Kesalahan Saat Gadai BPKB Mobil di Bank

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Cara Kelola Uang Agar Masa Pensiun Sejahtera

5 Cara Kelola Uang Agar Masa Pensiun Sejahtera

Bisnis | Senin, 30 Mei 2016 | 08:11 WIB

Beberapa Alasan Mengapa Orang Memilih Kartu Kredit Syariah

Beberapa Alasan Mengapa Orang Memilih Kartu Kredit Syariah

Bisnis | Jum'at, 27 Mei 2016 | 09:11 WIB

Belanja Barang Ini Akan Membuat Anda Boros

Belanja Barang Ini Akan Membuat Anda Boros

Bisnis | Kamis, 26 Mei 2016 | 08:27 WIB

Terkini

Antusiasme Pengunjung GIIAS 2026 Jajal Fitur Teknologi Suzuki XL7 Terbaru

Antusiasme Pengunjung GIIAS 2026 Jajal Fitur Teknologi Suzuki XL7 Terbaru

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:15 WIB

CoComelon: The Movie Rilis Trailer Perdana, JJ Cs Siap Berpetualang

CoComelon: The Movie Rilis Trailer Perdana, JJ Cs Siap Berpetualang

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:14 WIB

Sempat Dibantah Keluarga, Polisi Tegaskan Wanita di Medan Tewas Bunuh Diri Pakai Senpi

Sempat Dibantah Keluarga, Polisi Tegaskan Wanita di Medan Tewas Bunuh Diri Pakai Senpi

Sumut | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:14 WIB

Mengenal HYROX, Olahraga yang Makin Populer hingga Digandrungi Publik Figur

Mengenal HYROX, Olahraga yang Makin Populer hingga Digandrungi Publik Figur

Sport | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:12 WIB

Lepas Pramuka ke Jambore Nasional XII, Gubernur Khofifah: Pererat Persaudaraan dan Semangat Nasional

Lepas Pramuka ke Jambore Nasional XII, Gubernur Khofifah: Pererat Persaudaraan dan Semangat Nasional

Jatim | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:11 WIB

Kaki Sering Nyeri saat Lari? Ini 5 Sepatu Stability Terbaik untuk Kaki Overpronasi

Kaki Sering Nyeri saat Lari? Ini 5 Sepatu Stability Terbaik untuk Kaki Overpronasi

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:10 WIB

10 Cara Mencegah Munculnya Flek Hitam Sejak Usia 20-an

10 Cara Mencegah Munculnya Flek Hitam Sejak Usia 20-an

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:10 WIB

Serdadu dari Neraka: Warga Sipil di Tengah Konflik Pemerintah dan GAM

Serdadu dari Neraka: Warga Sipil di Tengah Konflik Pemerintah dan GAM

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:00 WIB

BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Sumsel Terjadi Agustus-September

BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Sumsel Terjadi Agustus-September

Foto | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Buruan Antre, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp2,65 Juta/Gram

Buruan Antre, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp2,65 Juta/Gram

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:58 WIB

×