Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.905

BKPM: RI Ingin Bangun Konektivitas ke 140 Pengusaha Cina

Adhitya Himawan

Senin, 27 Juni 2016 | 18:49 WIB
BKPM: RI Ingin Bangun Konektivitas ke 140 Pengusaha Cina
Gedung Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) di Jalan Jenderal Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, Selasa (7/6/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani menyampaikan kesamaan visi program Tol Laut Presiden Joko Widodo dengan program One Belt One Road yang disampaikan Presiden Republik Rakyat Cina Xi Jinping kepada 140 pengusaha dalam delegasi Cina yang diterima di BKPM, akhir pekan lalu, Jumat (24/6/2016).

Franky Sibarani menyampaikan bahwa salah satu kunci penting dalam visi Presiden Jokowi dan Presiden RRT tersebut adalah membangun konektivitas. ”Saat ini pemerintah gencar melakukan pembangunan terutama dalam sarana transportasi seperti pelabuhan, bandara, rute tol laut dan jalan tol,” ujarnya dalam keterangan resmi kepada media, Senin (27/6).

Menurut Franky, langkah konkret untuk membangun berbagai sarana infrastruktur serta moda transportasi tersebut dilakukan untuk mempermudah perpindahan arus barang dan arus modal di berbagai daerah di Indonesia. ”Dengan tersambungnya jaringan transportasi di Indonesia, investor yang menanamkan modalnya di satu daerah di Indonesia dapat secara optimal memanfaatkan dan mendistribusikan produknya ke seluruh Indonesia,” jelasnya. 

Franky menjelaskan bahwa adanya latar belakang hubungan bisnis yang kuat antara RRC dengan Indonesia sejak dahulu melalui jalur sutra. Kesamaan program saat ini dapat menjalin kerja sama yang saling menguntungkan untuk mencapai salah satu visi Presiden RI, yaitu menjadikan Indonesia sebagai poros utama maritim dunia. ”Dari sisi investasi konektivitas Cina dan Indonesia dapat berkontribusi positif pada meningkatnya investasi dari Cina ke Indonesia,” paparnya.

Franky menambahkan bahwa pembangunan Indonesia ditekankan pada rencana pembangunan sepanjang 2015-2019, pembangunan di bidang energi dan infrastruktur serta memiliki visi untuk menjadi poros maritim dunia. Potensi yang dimiliki Indonesia terus dikembangkan sebagai penguat peluang bisnis. Letak yang strategis bagi perdagangan dunia, sumber daya alam yang melimpah, ekonomi digital yang berkembang pesat, GDP yang stabil, serta tujuan investasi dunia. Oleh karena itu, sangat luas peluang untuk berinvestasi di Indonesia.

”Selain program pembangunan yang ditekankan pada sektor energi dan infrastruktur, dan program di bidang maritim. Kita didukung oleh berbagai potensi alam dan laiinya, sehingga peluang berbisnis bagi para investor sangat luas. Optimis melalui kerja sama antara Indonesia dan RRC ini dapat meningkatkan nilai investasi dan pembangunan terutama tol laut dapat tercapai, karena saat ini juga sudah mulai dibangun,” lanjutnya.

Dari upaya pemerintah membangun di bidang sarana transportasi terlihat dalam rencana 150 pelabuhan baru yang akan dibangun sejak 2015, 100 kapal yang dibuat, 86 jalur laut yang berjalan mulai 2015, 19 bandara baru, 132 bandara yang direhabilitasi, 27 perluasan bandara, rencana pembangunan 1.000 kilometer jalan tol yang akan selesai pada 2019, 2.650 kilometer pembangunan jalan baru, 46.770 km jalan direhabilitasi, 2.159 kilometer jalur kereta api antarkota yang akan selesai pada 2019

Dari data yang dimiliki oleh BKPM untuk periode 2010-2015, tercatat sudah US$ 52,3 miliar komitmen investasi asal Cina terdaftar di BKPM. Untuk periode triwulan pertama tahun 2016, realisasi dari RRC mencapai 464 juta Dolar AS terdiri dari 339 proyek dan menyerap tenaga kerja 10.167 tenaga kerja. Posisi Cina tersebut berada di peringkat keempat setelah Singapura, Jepang dan Hong Kong (RRT). 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hari Ini Kepala BKPM Awali Roadshow Pemasaran Investasi di AS

Hari Ini Kepala BKPM Awali Roadshow Pemasaran Investasi di AS

Bisnis | Senin, 27 Juni 2016 | 12:09 WIB

BKPM Anggap Brexit Jadi Peluang Tingkatkan Investasi Inggris

BKPM Anggap Brexit Jadi Peluang Tingkatkan Investasi Inggris

Bisnis | Minggu, 26 Juni 2016 | 14:33 WIB

BKPM: Investor Korsel akan Investasi Transportasi Laut

BKPM: Investor Korsel akan Investasi Transportasi Laut

Bisnis | Minggu, 26 Juni 2016 | 13:56 WIB

BKPM: Investasi Melalui Layanan Klik Capai Rp63,3 Triliun

BKPM: Investasi Melalui Layanan Klik Capai Rp63,3 Triliun

Bisnis | Kamis, 23 Juni 2016 | 14:32 WIB

BKPM: Investor Jepang akan Masuk di Jasa Pengurusan Transportasi

BKPM: Investor Jepang akan Masuk di Jasa Pengurusan Transportasi

Bisnis | Kamis, 23 Juni 2016 | 08:45 WIB

Sepanjang 2015, BKPM Mencabut 12.892 Izin Prinsip Investasi

Sepanjang 2015, BKPM Mencabut 12.892 Izin Prinsip Investasi

Bisnis | Rabu, 22 Juni 2016 | 10:16 WIB

Respons Positif DNI Baru, Restoran Singapura Siap Masuk Jakarta

Respons Positif DNI Baru, Restoran Singapura Siap Masuk Jakarta

Bisnis | Selasa, 21 Juni 2016 | 15:11 WIB

BKPM: Fasilitas Kemudahan Investasi Bagi Diaspora Dimatangkan

BKPM: Fasilitas Kemudahan Investasi Bagi Diaspora Dimatangkan

Bisnis | Selasa, 21 Juni 2016 | 13:56 WIB

BKPM: Investor Jepang dan Cina Tertarik Kembangkan Angkot Laut

BKPM: Investor Jepang dan Cina Tertarik Kembangkan Angkot Laut

Bisnis | Senin, 20 Juni 2016 | 14:12 WIB

BKPM: Ada Benang Merah Program Tol Laut dan One Belt One Road

BKPM: Ada Benang Merah Program Tol Laut dan One Belt One Road

Bisnis | Sabtu, 18 Juni 2016 | 12:16 WIB

Terkini

Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?

Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:02 WIB

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 19:34 WIB

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:57 WIB

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:36 WIB

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:51 WIB

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:25 WIB

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:55 WIB

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:07 WIB

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:51 WIB

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:39 WIB

×