Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.957

Kemendag Bahas Komoditi Strategis di Sumatera Barat

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 14 Oktober 2016 | 11:33 WIB
Kemendag Bahas Komoditi Strategis di Sumatera Barat
Sebuah truk mengangkut komoditi kelapa sawit di Ketapang, Kalimantan Barat [Suara.com/Adhitya Himawan]

Pusat Penanganan Isu Strategis (Puspitra) Kementerian Perdagangan membahas potensi komoditas strategis di Sumtera Barat sebagai komoditas berdaya saing dan berorientasi ekspor. Hasil pembahasan ini akan menjadi dasar pembuatan kebijakan pemerintah agar lebih efektif dan efisien.

Demikian ditegaskan Kepala Puspitra Ni Made Ayu Marthini di Jakarta, Jumat (14/10/2016). Pekan lalu, Puspitra menggelar Forum Konsultasi dan Identifikasi Isu Strategis Perdagangan di hotel Mercure Padang, Sumatera Barat (Sumbar). "Kami ingin mengidentifikasi komoditas potensial di Sumatera Barat sebagai usulan pilot project," ujar Made.

Menurutnya, Forum konsultasi yang digelarnya dapat meningkatkan nilai tambah produk, serta meningkatkan kelas pelaku usaha agar berorientasi ekspor dan menjadi eksportir handal. “Hasil forum ini sangat penting bagi lahirnya kebijakan pemerintah, khususnya Kemendag, sehingga dapat menetapkan program yang strategis dan tepat sasaran terutama terhadap komoditas-komoditas strategis dan unggulan,” jelas Made.

Made menyampaikan bahwa Provinsi Sumbar memiliki struktur produksi yang unik yaitu struktur produksi kombinasi antara raw material (produk berbasis komoditas), produk jadi dan jasa. “Potensi-potensi tersebut memberikan peluang terhadap pengembangan agrobisnis (rempah-rempah dan organik), tekstil, kerajinan, dan perhiasan. Pengembangan sektor-sektor potensial tersebut dapat menciptakan komoditas unggulan dan strategis,” jelas Made.

Langkah yang dilakukan Pemerintah Provinsi Sumbar saat ini cukup proaktif yaitu dengan bekerja bersama kelompok tani dengan memberikan bantuan dan pendampingan agar produk pertanian dan perkebunan yang dihasilkan diterima pasar, baik domestik maupun global. “Dengan produk yang berinovasi, berkualitas, dan memiliki daya saing tinggi, produk yang dihasilkan bisa jadi juara dunia dan meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya,” terang Made.

Forum digelar dengan mengambil tema 'Menuju Produk Unggulan Sumatera Barat yang Juara'." Terselenggara atas kerja sama antara Kementerian Perdagangan dengan Dinas Perindag Pemprov Sumbar. Forum ini dihadiri lebih dari 100 peserta dari perwakilan Pemerintah Daerah Sumbar, pelaku usaha, akademisi, serta kelompok tani komoditas.

Dalam kesempatan ini, Made juga menyinggung usaha mikro kecil menengah (UMKM) dalam menggerakkan dan menumbuhkan ekonomi Indonesia. Menurutnya, Pemerintah memberikan perhatian besar pada UMKM. Pemerintah Pusat secara khusus mengeluarkan Paket Kebijakan Ekonomi (PKE) yang bertujuan menumbuhkan UMKM yaitu melalui fasilitasi Kredit Usaha Rakyat

Berorientasi Ekspor (KURBE), penurunan bunga KUR, dan perluasan penerima KUR untuk sektor usaha produktif. Tips dan Motivasi Sejumlah narasumber dan pakar dihadirkan dalam forum ini. Sebagian besr berbagi tips tentang cara membuat bisnis yang dapat berkembang secara modern serta cara membuat dan menjaga kualitas produk secara konsisten. Para narasumber juga memberi motivasi kepada para pelaku usaha, petani dan perajin, agar dapat terus menekuni usahanya karena pasar membutuhkan produknya.

Salah satu narasumber yaitu Founder & CEO Javara Indonesia Helianti Hilman. Ia berhasil merintis 750 produk-produk unggulan daerah yang berkualitas serta bermitra dengan 52.000 petani. Menurutnya, produk juara adalah produk yang diberi sentuhan terbaik. “Untuk menjadi produk yang juara, pelaku usaha harus memberikan produk yang terbaik, memiliki inovasi dan memenuhi keinginan pasar,” jelas Helianti.

Pembicara lain Kasubdit Usaha Ekonomi Masyarakat Desa, Direktorat Pengembangan Usaha Ekonomi Desa, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Sugito. Pada sesi ini Sugito memaparkan program kementerian desa yang dapat disinergikan di desa.

CEO PT. Expan Sistem Informatika Benny Rahardjo juga menjadi narasumber. Ia bicara tentang peran penting UKM dan cara meningkatkan skala ekonomi, serta bisnis mereka dengan pemanfaatan teknologi aplikasi untuk mempermudah bisnis.

Motivator Masril Koto yang juga pendiri Bank Tani dalam bentuk Lembaga Keuangan Mikro Agrobisnis/LKMA Prima Tani hadir untuk memberi tips mengefektifkan kelompok tani dan model pembiayaan. “Para pengusaha harus mengubah cara pandang dan model mental dari wirausaha konvensional menjadi wirausaha sosial dan kekinian. Sumatera Barat berwirausahanya sangat konvensional, padahal memiliki banyak calon juara,” ungkap Masril.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pembelian Hari Pertama TEI 2016 Capai 178,7 Juta Dolar AS

Pembelian Hari Pertama TEI 2016 Capai 178,7 Juta Dolar AS

Bisnis | Kamis, 13 Oktober 2016 | 18:58 WIB

Jika Ada Pungli di Kemendag, Ini Janji Enggartiasto

Jika Ada Pungli di Kemendag, Ini Janji Enggartiasto

Bisnis | Rabu, 12 Oktober 2016 | 15:04 WIB

Kontrak Dagang 97 Juta Dolar AS Diteken di Trade Expo 2016

Kontrak Dagang 97 Juta Dolar AS Diteken di Trade Expo 2016

Bisnis | Rabu, 12 Oktober 2016 | 14:57 WIB

Jokowi: Keripik Pisang Indonesia Masuk Pasar Korea dan Mesir

Jokowi: Keripik Pisang Indonesia Masuk Pasar Korea dan Mesir

Bisnis | Rabu, 12 Oktober 2016 | 13:45 WIB

Jokowi Minta Pengusaha Jualan Produk Indonesia Ke Afrika

Jokowi Minta Pengusaha Jualan Produk Indonesia Ke Afrika

Bisnis | Rabu, 12 Oktober 2016 | 13:02 WIB

Trade Expo 2016 Diharapkan Tarik Investasi Jangka Panjang

Trade Expo 2016 Diharapkan Tarik Investasi Jangka Panjang

Bisnis | Rabu, 12 Oktober 2016 | 12:47 WIB

Trade Expo Indonesia 2016 Diharapkan Dorong Diversifikasi Ekspor

Trade Expo Indonesia 2016 Diharapkan Dorong Diversifikasi Ekspor

Bisnis | Rabu, 12 Oktober 2016 | 12:16 WIB

Pukul Gendang, Presiden Jokowi Resmi Buka Trade Expo 2016

Pukul Gendang, Presiden Jokowi Resmi Buka Trade Expo 2016

Bisnis | Rabu, 12 Oktober 2016 | 12:02 WIB

Mendag Akui Penurunan Harga Daging Sapi Tak Bisa Drastis

Mendag Akui Penurunan Harga Daging Sapi Tak Bisa Drastis

Bisnis | Selasa, 11 Oktober 2016 | 20:29 WIB

Sail Selat Karimata 2016 Jadi Ajang Perkuat Ekspor Produk Daerah

Sail Selat Karimata 2016 Jadi Ajang Perkuat Ekspor Produk Daerah

Bisnis | Selasa, 11 Oktober 2016 | 18:35 WIB

Terkini

Ternyata CNG Pengganti LPG 3 Kg Impor Juga dari China

Ternyata CNG Pengganti LPG 3 Kg Impor Juga dari China

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 16:47 WIB

Jangan Lewatkan Jazz Gunung 2026, BRImo Hadirkan Promo Tiket Diskon 40%!

Jangan Lewatkan Jazz Gunung 2026, BRImo Hadirkan Promo Tiket Diskon 40%!

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 16:37 WIB

Target Harga Rp6.000, Saham Emiten Tambang AMMN Layak Dibeli?

Target Harga Rp6.000, Saham Emiten Tambang AMMN Layak Dibeli?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 16:35 WIB

Lippo Malls Gelontorkan Rp11,6 Miliar Bangun PLTS Atap

Lippo Malls Gelontorkan Rp11,6 Miliar Bangun PLTS Atap

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 16:30 WIB

Iran-AS Damai, Rupiah Berjaya Hari Ini di Level Rp17.851/USD

Iran-AS Damai, Rupiah Berjaya Hari Ini di Level Rp17.851/USD

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 16:19 WIB

Pasar Modal Indonesia Turun Kasta Jadi Frontier Market? Dirut BEI Beri Bocoran

Pasar Modal Indonesia Turun Kasta Jadi Frontier Market? Dirut BEI Beri Bocoran

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 15:54 WIB

Profil Jeffrey Hendrik, Dirut BEI Baru dengan Janji Transparansi IHSG

Profil Jeffrey Hendrik, Dirut BEI Baru dengan Janji Transparansi IHSG

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 15:20 WIB

Prabowo Mau 'Copot' Ratusan Direksi dan Komisaris BUMN di Tengah Isu Rangkap Jabatan

Prabowo Mau 'Copot' Ratusan Direksi dan Komisaris BUMN di Tengah Isu Rangkap Jabatan

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 15:02 WIB

Dirut Baru Berambisi Bawa BEI Masuk Daftar 10 Bursa Terbesar Dunia

Dirut Baru Berambisi Bawa BEI Masuk Daftar 10 Bursa Terbesar Dunia

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 14:44 WIB

Bikin Pusing Pengusaha, Mengapa Gas Industri Belakangan Ini Harganya Tinggi?

Bikin Pusing Pengusaha, Mengapa Gas Industri Belakangan Ini Harganya Tinggi?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 14:28 WIB

×