Ini Cara Siasati Kenaikan Harga Saat Gaji Tidak Naik

Angelina Donna

Kamis, 10 November 2016 | 08:51 WIB
Ini Cara Siasati Kenaikan Harga Saat Gaji Tidak Naik
Ilustrasi (shutterstock)

Suara.com - Situasi makroekonomi dapat berdampak pada naiknya harga kebutuhan sehari-hari, dan kenaikan ini seringkali tidak disertai dengan kenaikan tingkat gaji. Banyak orang yang mengalami kondisi keuangan defisit akibat hal tersebut, kurang stabilnya manajemen keuangan yang dibentuk membuat kondisi keuangan seseorang berantakan. Kenaikan harga ini dapat berdampak pada berbagai bidang, yaitu:

  • Pengeluaran rumah tangga yang membengkak karena lonjakan harga.
  • Dengan budget belanja yang sama, kebutuhan menjadi tidak seluruhnya terpenuhi
  • Alokasi dana investasi yang berkurang
  • Sulit membayar hutang karena kurangnya dana

Mengingat akibat dari kenaikan harga ini, Anda perlu menyesuaikan gaya hidup terutama ketika penghasilan tetap. Beberapa tips untuk menyiasati kenaikan tersebut:

Anda perlu membedakan pengeluaran yang bersifat kebutuhan dan  keinginan.

Contoh mudah perbedaan kebutuhan dan keinginan: memiliki rumah adalah kebutuhan tetapi memiliki rumah yang mewah adalah keinginan. Hal termudah untuk membedakan kebutuhan dan keinginan sebelum mengeluarkan uang Anda adalah tanyakan pada diri sendiri, apakah Anda bisa hidup tanpa barang tersebut. Jika ya, maka barang tersebut berupa keinginan dan sebaliknya

Buatlah pos pengeluaran setiap awal bulannya, dan potong pengeluaran yang menurut Anda tidak penting.

Maksimalkan aset yang telah dimiliki untuk memudahkan anda membedakan mana pengeluaran pokok yang bersifat harus. Anda pun dapat memotong kebutuhan atas barang yang mengalami lonjakan yang cukup besar, dengan begitu pengeluaran menjadi tidak terlalu besar.

Sesuaikan gaya hidup dengan kenaikan harga

Dengan menyesuaikan gaya hidup, Anda dapat mengalokasikan dana untuk hal lainnya seperti menabung atau investasi. Sebagai contohnya Anda dapat menggunakan AC dengan lebih efektif seperti mematikan AC pada pagi hari atau mengganti AC dengan kipas angin. Dari hal-hal kecil seperti itu, Anda sudah dapat menghemat banyak pengeluaran.

Mencari produk alternatif atau produk yang dapat disubstitusi

Baik dengan harga yang lebih murah atau yang lebih tahan lama dapat membantu Anda untuk menghemat pengeluaran. Misalkan, jika Anda biasa menggunakan transportasi umum seperti taksi, karena kenaikan harga tersebut, lebih baik ganti dengan menggunakan busway atau ojek

Lakukan strategi untuk mengurangi biaya tetap seperti biaya air dan listrik

Dengan cara menggunakan alat elektronik berdaya rendah, menjadwalkan penggunaan air dan mendaur ulang air bekas cuci baju atau air bekas mandi dan menghemat penggunaannya. Selain biaya air dan listrik, anda juga dapat menghemat biaya telepon.

Kebanyakan orang tergiur untuk berbelanja karena mereka melihat promo-promo pada pusat perbelanjaan atau melihat barang baru.

Oleh karena itu, jika kebutuhan sedang mengalami kenaikan harga, alangkah baiknya untuk mengurangi frekuensi anda pergi ke pusat perbelanjaan. Jika pasokan anda telah menipis dan harus ke tempat belanja, usahakan untuk langsung menuju ke pada counter sesuai dengan daftar belanja yang telah disusun sebelumnya.

Biaya pengeluaran yang paling mahal adalah biaya kesehatan

Dan ketika harga kebutuhan sedang mengalami kenaikan, tentu Anda tidak ingin menambah beban dengan biaya kesehatan. Oleh karena itu, sebisa mungkin untuk terus menjaga kesehatan Anda, terapkan pola makan 4 sehat 5 sempurna dan lakukan olahraga secara rutin

Hindari hiburan dengan harga tinggi

Pilihlah opsi yang lebih murah. Jika Anda mengalami kejenuhan bekerja atau sedang bosan, Anda dapat mengunjungi tempat wisata yang tidak memungut biaya seperti, museum atau taman kota. Anda pun dapat mengajak keluarga untuk piknik bersama dengan biaya secukupnya

Jangan memprioritaskan gengsi ketika berbelanja

Perilaku belanja Anda menjadi penting karena keterbatasan anggaran. Janganlah membeli sesuatu hanya karena tidak mau kalah dengan teman Anda. Untuk menjaga kualitas barang, terapkan kebiasaan untuk membersihkan dan merawat barang-barang Anda sehingga terlihat baru.

Baca juga artikel Cermati lainnya:

Mau Gunakan Layanan Pengiriman Uang? Ini Cara Melakukannya

Tarif dan Perhitungan PPh Pasal 22 yang Pengusaha Wajib Tahu

 4 Pengusaha Indonesia yang Usaha Kulinernya Sukses di Luar Negeri

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cara Hemat Paling Oke untuk Para Commuter

Cara Hemat Paling Oke untuk Para Commuter

Bisnis | Rabu, 09 November 2016 | 10:00 WIB

Tips Sehat Keuangan di Era Digital

Tips Sehat Keuangan di Era Digital

Bisnis | Selasa, 08 November 2016 | 06:54 WIB

Lakukan Ini 30 Menit Sehari, Kamu Bakal Melek Bisnis

Lakukan Ini 30 Menit Sehari, Kamu Bakal Melek Bisnis

Bisnis | Sabtu, 05 November 2016 | 19:00 WIB

Tips Memilih dan Menjalankan Franchise agar Cepat Balik Modal

Tips Memilih dan Menjalankan Franchise agar Cepat Balik Modal

Bisnis | Jum'at, 04 November 2016 | 20:00 WIB

Ketahui 8 Cara Gampang Gandakan Uang Ala Warren Buffet

Ketahui 8 Cara Gampang Gandakan Uang Ala Warren Buffet

Bisnis | Rabu, 02 November 2016 | 19:06 WIB

Terkini

Post-Graduation Slump: Hilang Arah karena Rutinitas Berubah setelah Kuliah

Post-Graduation Slump: Hilang Arah karena Rutinitas Berubah setelah Kuliah

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Dampak Putusan MK: Peluang Gibran Maju Pilpres 2029 Terkunci, Kecuali Ikut Paket C

Dampak Putusan MK: Peluang Gibran Maju Pilpres 2029 Terkunci, Kecuali Ikut Paket C

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 09:51 WIB

Rupiah Dibuka Berotot, Mayoritas Mata Uang Asia Melemah

Rupiah Dibuka Berotot, Mayoritas Mata Uang Asia Melemah

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 09:47 WIB

Seskab Klaim 18 Stadion Dibangun dan Direnovasi di Pemerintahan Prabowo, Benarkah? Cek Faktanya

Seskab Klaim 18 Stadion Dibangun dan Direnovasi di Pemerintahan Prabowo, Benarkah? Cek Faktanya

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 09:46 WIB

Kenapa Anggun C Sasmi Tak Lagi Jadi WNI? Ini Alasannya Pindah Warga Negara

Kenapa Anggun C Sasmi Tak Lagi Jadi WNI? Ini Alasannya Pindah Warga Negara

Entertainment | Rabu, 07 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Ada Dugaan Pertemuan Prabowo-Jokowi Ikut Memengaruhi Putusan MK Soal Ijazah Gibran

Ada Dugaan Pertemuan Prabowo-Jokowi Ikut Memengaruhi Putusan MK Soal Ijazah Gibran

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 09:34 WIB

Ancaman Badai AS dan Konflik Teluk Dorong Harga Minyak Naik ke 101 Dolar AS

Ancaman Badai AS dan Konflik Teluk Dorong Harga Minyak Naik ke 101 Dolar AS

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 09:34 WIB

Review Four Hands Two Sonatas: Kisah Dua Pianis Melawan Trauma Masa Lalu

Review Four Hands Two Sonatas: Kisah Dua Pianis Melawan Trauma Masa Lalu

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 09:30 WIB

4 Zodiak yang Paling Tidak Tahan Tekanan Kerja dan Mudah Mengalami Burnout

4 Zodiak yang Paling Tidak Tahan Tekanan Kerja dan Mudah Mengalami Burnout

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 09:28 WIB

IHSG Tembus Level 6.200 Pagi Ini, Cek Saham ENRG

IHSG Tembus Level 6.200 Pagi Ini, Cek Saham ENRG

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 09:24 WIB

×