Pasar Saham AS Masih Pantau Kebijakan Trump

Adhitya Himawan Suara.Com
Selasa, 15 November 2016 | 13:19 WIB
Pasar Saham AS Masih Pantau Kebijakan Trump
Donald Trump, presiden terpilih Amerika Serikat (AFP/Nicholas Kamm).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Senin (14/11/2016)ditutup turun sebesar 116 poin atau 2,22 persen ke level 5.115 setelah bergerak di antara 5.043-5.196. Sebanyak 67 saham naik, 254 saham turun, 79 saham tidak bergerak. Investor bertransaksi Rp11.149 triliun. Di pasar reguler, investor asing membukukan transaksi jual bersih (net sell) Rp2.640 miliar.

Pasar Amerika di tutup bervariasi pada akhir perdagangan. Pasar masih akan terus memantau perkembangan politik dan ekonomi AS, terutama pada kebijakan Trump, dan peningkatan suku bunga AS oleh The Fed. "Dow jones menguat 0,11 persen ke level 18.868. Nasdaq melemah 1,05 persen ke level 4,702 dan S&P melemah 0,01 persen ke level 6,753," kata Direktur PT Investa Saran Mandiri Hans Kwee, dalam keterangan resmi, Selasa (15/11/2016).

Pasar Eropa ditutup menguat pada hari Senin (14/11/2016) setelah pasar obligasi mengalami kerugian dan traders masih mencerna hasil dari pemilu presiden AS 2016. Pergerakan pasar saat ini masih dipengaruhi oleh kebijakan - kebijakan baru dari Donald Trump, presiden ke 45 AS. Kebijakan - kebijakan Trump yang diyakini akan memicu kepada peningkatan inflasi AS, ditambah dengan potensi kuat peningkatan suku bunga AS oleh Federal Reserve, mendorong industri perbankan dan sektor jasa keuangan Eropa menguat di permulaan sesi hari Senin ini.

"Indeks CAC ditutup 0.43 persen lebih tinggi di level 4,508. FTSE ditutup 0.34 persen lebih tinggi di level 6,753, dan DAX ditutup menguat 0.24 persen di level 10,693," ujar Hans.

Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan kinerja ekspor impor Indonesia dan neraca perdagangan bulan Oktober 2016 Hari ini. Sejumlah ekonom memproyeksi, surplus neraca perdagangan yang terjadi sejak awal tahun ini masih akan berlanjut hingga Oktober 2016. Surplus tersebut disebabkan oleh ekspor yang diperkirakan tumbuh sebesar 4,29 persen year on year (YoY) menjadi 12,64 miliar Dolar AS, yang juga lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya yang sebesar 12,5 miliar Dolar AS. Begitu juga dengan kinerja impor yang diperkirakan meningkat 6,16 persen menjadi 11,79 miliar Dolar AS, yang juga lebih tinggi dibanding posisi bulan sebelumnya 11,3 miliar Dolar AS.

Peningkatan ekspor didorong oleh perbaikan ekonomi negara mitra dagang In-donesia, seperti Amerika Serikat (AS), Eropa, Jepang, dan China yang membuat per-mintaan dari negara tersebut meningkat. Tak hanya itu, peningkatan impor sejalan dengan percepatan belanja pemerintah di bulan lalu, terutama belanja infra-struktur, setelah mengalami kontraksi pada kuartal ketiga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI