Demo Besar-besaran Direncanakan di Hari Pelantikan Trump

Yazir Farouk

Sabtu, 12 November 2016 | 20:46 WIB
Demo Besar-besaran Direncanakan di Hari Pelantikan Trump
Kemenangan Donald Trump Guncang Amerika Serikat

Suara.com - Protes di kota-kota besar AS terhadap kemenangan presiden terpilih dari Partai Republik Donald Trump telah terjadi secara mendadak dan diorganisasi dengan cepat oleh pemuda Amerika dengan beragam latar belakang serta rencana.

Namun, mengingat mereka melihat dalam empat tahun ke depan Trump akan di Gedung Putih, sementara partainya menguasai parlemen, para aktivis mulai mempersiapkan apa yang mereka harapkan menjadi protes terkuat sejak gerakan Menduduki Wall Street beberapa waktu lalu.

Unjuk rasa dijadwalkan pada Sabtu (12/11/2016) di New York dan Los Angeles, serta protes juga direncanakan di Washington pada 20 Januari 2017, ketika hari pertama pebisnis New York itu menggantikan Presiden Barack Obama, kata para aktivis.

Pendeta Al Sharpton, seorang pemimpin hak-hak sipil dari New York, mengatakan pengunjuk rasa anti-Trump harus "meminjam lembaran" yang digunakan Partai Republik untuk menentang kebijakan Obama.

Gerakan tersebut yang dimulai dengan "organik", kemudian dikembangkan sebagai gerakan "Pesta Teh" dan akhirnya mengakibatkan terpilihnya Trump, kata Sharpton, yang juga menyebutkan Jaringan Aksi Nasional berencana untuk mengorganisir usaha baru di New York pada hari Sabtu.

"Kami tidak akan seburuk mereka, tapi kami akan sama gigihnya. Ini tidak akan menjauh," kata Sharpton.

Protes yang cukup besar bermunculan pekan ini di puluhan kota besar AS, termasuk Boston, Baltimore dan San Francisco. Bahkan demonstrasi di Portland, Oregon, dan Berkeley, California, berubah menjadi kekerasan, dengan pengunjuk rasa melakukan pembakaran dan bentrok dengan kepolisian.

Pada awalnya, Trump "membubarkan" kerumunan tersebut di Twitter dan menyebut mereka sebagai pengunjuk rasa profesional dan terpengaruh media. Namun kemudian berbalik arah dengan mengatakan ia mengagumi "semangat" mereka.

Sekitar 59,5 juta orang memilih Trump, lebih rendah dari yang memberikan suara untuk Clinton yang berada di angka 59,7 juta orang. Tapi Trump kuat di negara bagian yang mengambang, termasuk Michigan yang membuatnya mendapatkan kemenangan menentukan dalam "Electoral College" dan pada akhirnya terpilih sebagai presiden.

Penentang presiden terpilih menyebut Trump memiliki sejarah sebagai pemimpin gerakan "Birther" yang mengklaim secara salah bahwa Obama tidak pernah lahir di Amerika Serikat, berjanji untuk mendeportasi sekitar 11 juta imigran gelap di negara itu dan menyerukan untuk pencatatan warga Muslim.

Para anggota Koalisi ANSWER, kelompok protes yang ada di seluruh AS, telah melakukan aksi protes pekan ini dan bertujuan untuk menarik puluhan ribu orang untuk berunjuk rasa anti-Trump di hari peresmiannya, kata seorang organisator, Walter Smolarek.

"Orang-orang akan melawan agenda Trump sejak hari pertamanya," kata Smolarek.

Ia juga mengatakan kelompok tersebut berencana untuk terus menjalankan protes selama jangka empat tahun Trump memimpin Amerika. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wapres JK Khawatirkan Kemenangan Donald Trump

Wapres JK Khawatirkan Kemenangan Donald Trump

News | Sabtu, 12 November 2016 | 19:03 WIB

Tiga Hari Berturut-turut Markas Trump Dikepung Demonstran

Tiga Hari Berturut-turut Markas Trump Dikepung Demonstran

News | Sabtu, 12 November 2016 | 14:37 WIB

Bos PayPal Masuk Tim Transisi Donald Trump

Bos PayPal Masuk Tim Transisi Donald Trump

News | Sabtu, 12 November 2016 | 13:38 WIB

Anak Donald Trump Akan Ambil Alih Kendali Perusahan Ayahnya

Anak Donald Trump Akan Ambil Alih Kendali Perusahan Ayahnya

News | Sabtu, 12 November 2016 | 08:50 WIB

Rusia Prediksi Sanksi Negara Barat Tetap Diterapkan

Rusia Prediksi Sanksi Negara Barat Tetap Diterapkan

News | Sabtu, 12 November 2016 | 04:52 WIB

Indonesia Tunggu Kebijakan Donald Trump

Indonesia Tunggu Kebijakan Donald Trump

News | Sabtu, 12 November 2016 | 05:17 WIB

Terkini

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:33 WIB

Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu

Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:28 WIB

Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari

Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:24 WIB

Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta

Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:59 WIB

Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta

Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:53 WIB

5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!

5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:45 WIB

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:53 WIB

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:38 WIB

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:47 WIB

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:41 WIB

×