Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.957

Kredit Infrastruktur Bank Mandiri Tahun Lalu Rp57,3 Triliun

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 08 Februari 2017 | 15:24 WIB
Kredit Infrastruktur Bank Mandiri Tahun Lalu Rp57,3 Triliun
Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo, di Jakarta, Selasa (25/10/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Bank Mandiri bersama Mandiri Sekuritas menggelar Mandiri Investment Forum (MIF) 2017 untuk mendorong investasi swasta agar ekonomi terus tumbuh. Dihadiri oleh para pengambil keputusan di Tanah Air dan sekitar 600 investor dalam dan luar negeri, ajang tahunan ini dimaksudkan untuk memperkenalkan peluang investasi sektor riil di Indonesia, sekaligus mencari solusi atas berbagai tantangan yang telah diidentifikasi agar dapat menopang pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkesinambungan. 

Menurut Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo, tujuan utama dari forum investasi ini adalah menjembatani kebutuhan informasi investor dan regulator dalam menentukan kebijakan yang terbaik untuk meningkatkan arus investasi di Tanah Air.

“Event ini menjadi kesempatan yang tepat dimana seluruh regulator stakeholder di bidang investasi akan duduk bersama untuk menjawab berbagai keraguan investor untuk menempatkan asetnya di Indonesia. Kami berharap event ini dapat menghasilkan impact yang signifikan pada penyempurnaan iklim investasi di Tanah Air,” tutur Kartika saat membuka event bertema “Reviving Private Investment” itu di Jakarta, Rabu (8/2/2017).

 

Salah satu hasil nyata dari event itu adalah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Bank Mandiri dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) untuk membantu meningkatkan investasi pada industri kreatif.

“Kami menyadari bahwa industri kreatif domestik, terutama inovasi pemanfaatan teknologi informasi, memiliki potensi bisnis yang sangat besar dan mampu bersaing di tingkat internasional. Untuk itu, mereka perlu terus didukung sehingga dapat menjadi magnet bagi para investor yang tertarik pada bisnis ini,” ungkap Kartika.

Dalam kajian terkininya, tim ekonom Mandiri Group mengungkapkan Indonesia perlu meningkatkan pertumbuhan investasi dalam jangka menengah untuk melanjutkan momentum pertumbuhan ekonomi yang terlihat sejak paruh kedua tahun lalu. Pasalnya, keterbatasan anggaran pemerintah dalam membiayai seluruh investasi, terutama infrastruktur. Dalam APBN 2017, pemerintah telah mengalokasikan kenaikan anggaran infrastruktur menjadi sekitar Rp387 triliun, atau Rp70 triliun lebih tinggi dibandingkan APBNP 2016. Namun, kebutuhan investasi sektor infrastruktur diperkirakan mencapai sekitar Rp1.000 triliun per tahun

Tim ekonom Mandiri Group berpendapat, peluang peningkatan investasi swasta (domestik dan asing) di Indonesia masih besar, terutama jika merujuk pada data terbaru seperti pertumbuhan investasi asing yang kembali positif di 2016 setelah mengalami kontraksi sejak kuartal IV tahun 2014 sampai kuartal III tahun 2015.

Bahkan, hasil survey Japan Bank for International Cooperation (JBIC) kepada perusahaan-perusahaan manufaktur asal Jepang pada Desember 2016 menempatkan Indonesia sebagai tempat berinvestasi yang menjanjikan di jangka menengah dan panjang. Sedangkan investor-investor asal Cina bahkan lebih optimis dan mendominasi investasi asing yang masuk ke Indonesia dengan menempati posisi pertama daftar investor terbesar di Indonesia, terutama di industri elektronik, mesin dan metal.

baca juga

Sementara itu, Direktur Utama Mandiri Sekuritas Silvano Rumantir mengatakan, "MIF diharapkan dapat memberikan banyak informasi strategis mengenai peluang-peluang investasi yang dapat dilakukan di Indonesia. Mandiri Sekuritas optimistis iklim investasi, termasuk pasar modal, pada tahun ini akan lebih positif sejalan dengan pertumbuhan ekonomi".

Beberapa regulator yang hadir dalam MIF 2017 antara lain Menko Perekonomian Darmin Nasution, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri BUMN Rini Soemarno, Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Sebagai rangkaian kegiatan MIF, Bank Mandiri dan Mandiri Sekuritas juga mengajak para investor mengunjungi kantor Bank Indonesia dan pabrik pembuatan mobil di kawasan Jakarta Utara pada Selasa (7/2/2017) untuk mendapatkan informasi pertama dari para pelaku investasi di Indonesia. Selanjutnya, para investor juga melakukan one on one meeting serta group meeting dengan pemangku kepentingan dan pelaku usaha guna mengetahui potensi bisnis yang bisa digarap.

Selain mempertemukan investor, dukungan Bank Mandiri dalam meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi diantaranya dengan membiayai pembangunan infrastruktur Indonesia. Hingga akhir tahun lalu, Bank Mandiri telah menyalurkan kredit ke sektor infrastruktur sebesar Rp57,3 triliun, dari total komitmen sebesar Rp 104,6 triliun yang dialokasikan pada pembangunan pelabuhan laut, bandar udara, pembangkit listrik serta jalan tol.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemerintah Patok Pertumbuhan Ekonomi Tahun Ini 5,1 Persen

Pemerintah Patok Pertumbuhan Ekonomi Tahun Ini 5,1 Persen

Bisnis | Rabu, 08 Februari 2017 | 12:10 WIB

Investor 24 Negara Berkumpul, Bank Mandiri Tawarkan Investasi

Investor 24 Negara Berkumpul, Bank Mandiri Tawarkan Investasi

Bisnis | Rabu, 08 Februari 2017 | 11:46 WIB

Kejagung Sidik Korupsi Kredit Bank Mandiri

Kejagung Sidik Korupsi Kredit Bank Mandiri

News | Rabu, 08 Februari 2017 | 00:13 WIB

Bank Mandiri Siapkan Pembiayaan Bagi Supplier PT Timah

Bank Mandiri Siapkan Pembiayaan Bagi Supplier PT Timah

Bisnis | Selasa, 07 Februari 2017 | 13:38 WIB

Dukung Industri Kreatif, Bank Mandiri Hadirkan Indonesia Fashion

Dukung Industri Kreatif, Bank Mandiri Hadirkan Indonesia Fashion

Bisnis | Rabu, 01 Februari 2017 | 13:53 WIB

BRI Terbitkan Surat Utang Rp11,5 Triliun di Semester I 2017

BRI Terbitkan Surat Utang Rp11,5 Triliun di Semester I 2017

Bisnis | Rabu, 01 Februari 2017 | 11:31 WIB

Tahun Ini, BRI Lebih Fokus Salurkan KUR ke Sektor Produktif

Tahun Ini, BRI Lebih Fokus Salurkan KUR ke Sektor Produktif

Bisnis | Rabu, 01 Februari 2017 | 10:57 WIB

Dana Simpanan Nasabah BRI Didominasi Tabungan dan Giro

Dana Simpanan Nasabah BRI Didominasi Tabungan dan Giro

Bisnis | Rabu, 01 Februari 2017 | 09:05 WIB

Pertumbuhan Kredit BRI 2016 di Atas Industri Perbankan

Pertumbuhan Kredit BRI 2016 di Atas Industri Perbankan

Bisnis | Rabu, 01 Februari 2017 | 08:30 WIB

Wow, Total Aset BRI Tahun 2016 Tembus Rp1.003,6 Triliun

Wow, Total Aset BRI Tahun 2016 Tembus Rp1.003,6 Triliun

Bisnis | Rabu, 01 Februari 2017 | 07:36 WIB

Terkini

Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG Sampai Nol Rupiah, Tapi Akui Tak Bisa

Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG Sampai Nol Rupiah, Tapi Akui Tak Bisa

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 11:22 WIB

Binus Resmikan Magister Hukum Bisnis, Fokus Perdagangan Internasional hingga Siber

Binus Resmikan Magister Hukum Bisnis, Fokus Perdagangan Internasional hingga Siber

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 11:19 WIB

Program E20 Jadi Senjata Baru Kurangi Impor BBM, Ini Kebutuhan Etanol Indonesia

Program E20 Jadi Senjata Baru Kurangi Impor BBM, Ini Kebutuhan Etanol Indonesia

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 10:33 WIB

Harga Pangan Hari Ini Berubah! Cabai Turun, Bawang Merah Naik

Harga Pangan Hari Ini Berubah! Cabai Turun, Bawang Merah Naik

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 10:05 WIB

Pasar Logistik ASEAN Tembus Rp6.958 Triliun, Indonesia Punya Peluang Emas Jadi Pemimpin

Pasar Logistik ASEAN Tembus Rp6.958 Triliun, Indonesia Punya Peluang Emas Jadi Pemimpin

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:51 WIB

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.865 per Dolar AS, BI Disebut Lakukan Intervensi

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.865 per Dolar AS, BI Disebut Lakukan Intervensi

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:26 WIB

Sinyal untuk Beli, Harga Emas Antam Terus Turun Jadi Rp2.645.000/Gram

Sinyal untuk Beli, Harga Emas Antam Terus Turun Jadi Rp2.645.000/Gram

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:23 WIB

IHSG Menguat saat Bursa Global Mayoritas di Zona Merah, Rupiah Naik Tipis

IHSG Menguat saat Bursa Global Mayoritas di Zona Merah, Rupiah Naik Tipis

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:23 WIB

Setelah Dibuka Menguat IHSG Langsung Anjlok di Senin Pagi, BBCA Mulai Diborong Asing

Setelah Dibuka Menguat IHSG Langsung Anjlok di Senin Pagi, BBCA Mulai Diborong Asing

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:19 WIB

Konflik AS - Iran Kembali Memanas, Harga Minyak Dunia Naik ke Level 72 Dolar AS

Konflik AS - Iran Kembali Memanas, Harga Minyak Dunia Naik ke Level 72 Dolar AS

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:11 WIB

×